Bocah Suriah yang Sakit Mental Ini Diikat dan Ditelantarkan
Terdapat gejala radang dingin parsial pada bocah yang juga kelaparan ini. Ia sudah kelaparan untuk waktu yang lama, namun tak ingat kapan ia terakhir
SRIPOKU.COM, TURKI - Seorang bocah asal Suriah yang berusia enam tahun dan menderita disabilitas ditemukan telantar di Turki, setelah seseorang diduga telah mengikatnya dan melemparkannya ke sebuah bunker batu bara.
Dikutip dari Daily Mail (20/11/2015), awalnya, Cuma Ibrahim, sang bocah, diduga telah terpisah dari ibunya, saat melarikan diri dari Suriah. Ia juga diduga sengaja ditelantarkan oleh salah seorang dari keluarganya.
Bocah ini ditemukan dalam kondisi kelaparan dan menderita hipotermia di sebuah bunker di lokasi tambang batu bara di Distrik Yakutiye, Kota Erzurum, daerah timur Turki.
Pihak otoritas Turki berhasil menemukan fakta, yang cukup menyedihkan, bahwa ayah dari Cuma diduga telah tewas di Suriah dan sang ibu diperkirakan menghilang, kemungkinan besar berada di Eropa.
Mereka telah mengontak nenek dari bocah ini, namun sang nenek dilaporkan menolak untuk mengurus bocah malang ini.
Menurut keterangan dari sang nenek, bocah ini mengalami kesulitan belajar dan kekurangan yang tak mampu ia tangani.
Ia mengatakan bocah ini sedang bersama orangtuanya dan entah bagaimana, kondisi bocah ini berakhir dengan kakinya yang terikat dan nyaris dibiarkan hingga hampir tewas di sebuah bunker di Turki.
Cuma akhirnya dibawa ke Erzurum Regional Training and Research Hospital. Ia mendapat perawatan medis dan pihak dari dinas sosial sedang berusaha melacak keberadaan ibunya.
Dr. Orhan Delice, yang menangani bocah ini, mengatakan : ”Saat tim dari kepolisian tiba di bunker tersebut, mereka menemukan bocah ini dengan kondisi kakinya yang terikat.”
”Terdapat gejala radang dingin parsial pada bocah yang juga kelaparan ini. Ia sudah kelaparan untuk waktu yang lama, namun tak ingat kapan ia terakhir makan.”
”Kami mencoba menghubungi keluarganya. Ia punya nenek tapi menolak untuk merawatnya.”
”Kami belum berhasil menemukan ibunya dan ayahnya menghilang di Suriah dan diduga telah meninggal.”
”Bocah ini menderita disabilitas mental dan tampaknya ia telah ditelantarkan.”
”Saat polisi menemukannya, mereka membawanya pada kami. Bocah ini tak punya apa-apa, namun ceritnaya sudah menggugah hati banyak orang, yang terkadang sering mengunjunginya untuk memberikan piyama, sup, dan buah-buahan.”
Spesialis pediatrik, Dr. Sumeyra Danisman, menambahkan bahwa tak ada satupun dari keluarga bocah ini yang berhasil ditemukan di Turki, dimana Cuma nantinya akan diserahkan kepada pihak dari Dinas Sosial.
”Kami berusaha melakukan prosedur yang pantas untuknya. Tak ada masalah menyangkut kondisi dari kesehatannya.” (Sadam, Sumber : Daily Mail/Sara Malm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ayah-cuma-diduga-telah-tewas-di-suriah_20151121_164902.jpg)