Anda Sulit Tidur? Ini Doanya

Ya Allah, aku serahkan jiwaku kepada-Mu, dan aku perlindungkan punggungku kepada-Mu, dan aku hadapkan mukaku kepada-Mu, dan aku titipkan urusanku

Penulis: Aminudin | Editor: Sudarwan

RASULULLAH SAW mengajarkan kepada kita doa khusus insomnia dan munajat yang mustajab.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, saat Rasulullah memasuki tempat tidur, beliau bermunajat kepada Allah SWT dengan berdoa:

Allahumma aslamtu nafsi ilaika. Wa alja’tu zhahri ilaika. Wawajjahtu wajhi ilaika. Wafadtu amri ilaika. La alladzi arsalta."

Artinya: Ya Allah, aku serahkan jiwaku kepada-Mu, dan aku perlindungkan punggungku kepada-Mu, dan aku hadapkan mukaku kepada-Mu, dan aku titipkan urusanku kepada-Mu. Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari pada-Mu selain kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang Engkau turunkan dan pada Nabi-Mu yang Engkau utus.

Ketika Khalid Ibn Walid Al-Makhzumi mengeluh susah tidur kepada Rasulullah SAW, beliau bersabda kepadanya (Khalid), “Apabila kamu hendak masuk ke tempat tidur bacalah doa ini.”

Inilah doanya:

Allahumma rabbassamaawaatissab’I wamaa azhallat. Warabba alardhiinassab’i wamaa aqallat. Warabbasysyayaathiini wamaa adhallat. Kun lii jaaran min syarri khalqika jamii’an. Anyafrutha ‘alayya ahadun minhum aw yabghi ‘alayya. Azza jaa ruka wajalla tsanaauka walaailaaha ghayruka."

Artinya:

Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Tuhan tujuh bumi dan apa yang dikandungnya, Tuhan semua setan dan apa yang disesatkannya, jadilah pelindung bagiku dari keburukan semua makhluk-Mu, bila salah satu dari mereka berlaku jahat dan aniaya kepadaku. Mahaagug Engkau dan Mahamulia puji-Mu. Tidak ada Tuhan selain-Mu.”

Sebuah doa bagi penderita insomnia juga diriwayatkan dari Rasulullah SAW:

“Allahumma ghaartinnujuum wahadaatil ‘uyuun wa anta hayyun qayyumun. Laa ta’khuzuka sinatun walaa naum. Ya hayyu ya qayyum ahdii layly waanim ‘aynii. Allahumma inni a’udzubikalimaatillaahittammaati min ghadhabihi wasyarri ‘ibaadihi. Wa a’uudzubillah min hamazaatisyayaatiin wa ayyahdhuruuni".


Artinya:

Ya Allah, bintang-bintang telah terbenam, mata-mata telah terpejam, sedang Engkau Mahahidup da selalu terjaga, tidak terkena kantuk dan idur. Wahai yang Mahahidup, Wahai yang Mahaterjaga, tenangkanlah malamku dan tidurkanlah mataku. Ya Allah, aku berlindung pada firman Allah yang sempurna dari kemarahan-Nya dan keburukan hamba-Nya. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan setan dan dari kedatangannya kepadaku.

Amalan lainnya:

Qul law kaanal bahru midaadal likalimaati rabbi lanafidal bahru qabla antanfada kalimaatu rabbi walau ji’naa bimislihi madadaa. (Katakanlah: Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” (QS Al-Kahfi 109).”

Cara pengamalannya? Bacalah ayat ini sebanyak tiga kali dan setelah membacanya janganlah anda bergerak. Bila bergerak, ulangilah pembacaan ayat ini.

Diriwayatkan bahwa Zaid bin Tsabit susah sekali tidur. Maka dia pun mengadu kepada Rasulullah SAW. Nabi pun menyuruhnya membaca doa berikut ini sebelum tidur.

Allahumma ghaaratin nujuumu wa hada-atil ‘uyuun, wa anta hayyul qayyuum, la ta’khudzuka sinatun wa laa nawum, yaa hayyu ya qayyuum ahdi’ lailii wa anim ‘aynili. (Ya Allah, bintang-gemintang telah menyembul keluar, mata-mata manusia telah terlelap tidur, Engkau yang Mahahidup terus menerus mengurusi makhluk-Mu, Engkau tidak terserang kantuk dan tidak pula tidur, wahai yang Mahahidup dan yang terus-menerus mengurusi makhuk-Nya, tentramkanlah malamku dan tidurkanlah mataku.)”

Bagaimana agar tidur bisa nyenyak?

Inilah doanya:

Innallaaha wamalaaikatahuu yushalluuna ‘alannabiy yaa ayyuhalladziina aamanuu shalluu ‘alaihi wasallimuu tasliima. (Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS Al-Ahzab {33} : 56).”

Cara mengamalkannya:

Bacalah ayat suci Alquran inidi sebelum anda tidur. Setelah itu lanjutkan dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, shalawat apa pun yang anda hafal, setidaknya mengucapkan, “Allahumma shalli ‘alaa Muhammad atau “Shallallahu ‘alaa Muhammad.”

(Sumber : Doa & terapi Khusus Bebas Insomnia & Gangguan tidur oleh Ust. Mujtahidin dan dr M Ali Toha Assegaf)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved