Seorang Pria Kejar Selingkuhan Istrinya dan Menusuknya Hingga Bersimbah Darah

Pelaku pun kembali menyerangnya dan sempat menyayat tangan kirinya.

Editor: Sudarwan
Stomp
Korban yang bersimbah darah terlihat terkapar, saat polisi berhasil mengamankan tersangka. 

SRIPOKU.COM, SINGAPURA - Seorang pria berusia 40 tahun terlibat keributan dengan seorang pria yang lebih muda yang ia duga memiliki hubungan dengan istrinya. Nekatnya, pria ini bahkan menusuk perut pria yang diduga selingkuhan istrinya tersebut.

Dikutip dari Stomp (12/11/2015), korban yang berusia 31 tahun pun langsung bersimbah darah, saat polisi tiba di lokasi kejadian pada Selasa (10/11/2015). Tak lama, polisi pun langsung menahan pelaku.

Salah satu media setempat, Lianhe Wanbao, melaporkan bahwa insiden ini terjadi pada pukul 4.40 sore waktu setempat dan berlokasi di Blok 677, Woodlands Avenue 6.

Beberapa saksi mata mengatakan korban awalnya sedang berbicara dengan seorang wanita di tempat tersebut, saat seorang pria yang sedikit lebih tua darinya datang mengkonfrontirnya.

Perselisihan pun terjadi saat diketahui kalau wanita tersebut merupakan istri dari sang pelaku dan pelaku menduga kalau ia terlibat perselingkuhan dengan korban.

Pelaku semakin marah dan menjadi agresif. Korban yang mengetahui hal ini berusaha untuk melarikan diri, namun pelaku berusaha mengejarnya, dengan membawa sebuah pisau yang ia sembunyikan di dalam sebuah tas berwarna kuning.

Tak lama, korban pun jatuh ke tanah, setelah tubuhnya ditusuk pelaku. Pelaku pun kembali menyerangnya dan sempat menyayat tangan kirinya.

Wanita tersebut akhirnya berusaha melerai pertikaian ini dengan menarik suaminya, yang langsung melempar tas yang dibawanya, sehingga pisau yang ia sembunyikan pun terlihat.

Korban yang terus mengalami pendarahan, akhirnya mendapatkan bantuan dari sang wanita dan tiga orang yang melintas di lokasi kejadian. Ia pun dibawa ke Khoo Teck Puat Hospital.

Kepada Lianhe Wanbao, seorang saksi mata mengatakan kedua pasangan suami istri ini diketahui sudah memiliki dua orang anak dan sang wanita tengah berusaha mengurus perceraian mereka.

Salah seorang juru bicara dari kepolisian setempat mengatakan kalau kasus ini masih tengah diusut lebih lanjut. (Sadam, Sumber : Stomp)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved