Kelahiran Bayi Berkepala 2 Bikin Geger Penduduk di Negara Berkembang Ini
Bayi tersebut lahir, Rabu (11/11/2015), mengalami gangguan pernapasan dan diduga akibat memiliki dua kepala
SRIPOKU.COM -- Sejumlah dokter di sebuah rumah sakit di Dhaka, Ibu Kota Bangladesh, dilaporkan sedang berjuang untuk menyelamatkan nyawa seorang bayi.
Bayi tersebut lahir, Rabu (11/11/2015), mengalami gangguan pernapasan dan diduga akibat memiliki dua kepala.
"Ketika saya pertama kali melihat bayi saya, saya terkejut. Dia memiliki kepala yang sempurna dan bahkan dia minum susu melalui dua mulut dan bernapas melalui dua hidung, " kata Jamal Mia, ayah bayi tersebut sebagaimana dikutip dari kantor berita AFP, Sabu (14/11/2015).
"Namun, saya masih berterima kasih kepada kasih karunia Allah atas kedua bayi perempuan dianugerahkan dan ibunya dinyatakan sehat," katanya.
Kabar lahirnya bayi ini telah menyebar ke berbagai negara dan telah dimuat sejumlah kantor berita dan situs berita internasional.
Unik, Tanda Lahir "12"
Sebelumnya, dikabarkan Mirror.co.uk dan Nydailynews.com, seorang bayi laki-laki yang lahir di Afrika Selatan, Niekerk, memiliki tanda lahir yang cukup aneh, tidak berbentuk bulat dan berwarna kehitaman, malah suatu bercak kemerahan yang berbentuk seperti angka 1 dan angka 2.
Tanda lahir unik yang muncul di dahi Niekerk ini pada awalnya tidak disadari oleh kedua orang tuanya, baru setelah 24 jam tanda lahir ini menjadi semakin jelas.
Mereka baru mengetahui sang anak mempunyai tanda lahir yang unik saat seorang saudara perempuan mereka mengatakan bahwa ada angka 1 dan 2 di dahi anak mereka.
Niekerk sendiri lahir pada tanggal 11 November 2014. Beberapa orang yang melihat tanda lahirnya kemudian berspekulasi bahwa ia mungkin seharusnya dilahirkan pada tanggal 12 dan bukannya pada tanggal 11.
![]()
Menurut dokter yang merawat Niekerk, tanda lahir unik ini akan menghilang dengan sendirinya, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Tanda lahir sebenarnya merupakan suatu kumpulan pembuluh darah kecil.
Hal inilah yang membuat sebagian besar tanda lahir berwarna kemerahan atau keunguan.
Hingga saat ini, para ahli pun masih tidak mengetahui mengapa pembuluh darah kecil dapat berkumpul menjadi satu di suatu tempat tertentu.
Akan tetapi, karena tanda lahir biasanya bukan merupakan gejala dari suatu penyakit tertentu dan tidak menyebabkan rasa nyeri atau mengganggu, maka banyak orang biasanya tidak terlalu memedulikan tanda lahirnya.(afp/mirror/nydailynews/dokter.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bayi-berkepala-dua-lahir_20151114_211413.jpg)