Sebelum Tewas, Darusi Jalan-jalan SAma Pacarnya
"Semalam sekitar jam 11, ia sempat keluar bersama pacarnya dan menawari saya sate sebelum ia masuk ke kos" terangnya.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Warga Rumah Susun Blok 41 RT 42/10 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Senin (9/11) sekitar pukul 09.00, dihebohkan atas temuan mayat lelaki dengan posisi tertelungkup di ujung tempat tidur dalam sebuah kamar kos lantai tiga.
Setelah diperiksa Tim Identifikasi Polresta Palembang, dari saku celana jenazah lelaki dengan kondisi berlumuran darah pada bagian wajah tersebut pun akhirnya menemukan kartu pemilih bernama Darusi (41), warga Jalan Mataram Ujung Lorong Nibung Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang.
Menurut keterangan pemilik kos, Surtini, sehari sebelum ditemukan tewas, korban datang dengan membawa becak motor (Bentor) dan bermaksud untuk menyewa kosannya hingga akhirnya disepakati biaya kos sebesar Rp 500 ribu untuk satu bulan.
"Sore kemarin dia (Korban-red) datang mau cari kos, jadi saya terima dan baru dibayar Rp 250 ribu dan separuhnya lagi baru akan dilunasi pagi ini," jelasnya.
Sementara itu, anak Surtini, Dian mengatakan, pagi itu ia hendak menemui korban untuk mengambil uang sisa pembayaran. Namun, saat ditemui di kamarnya, ia melihat pintu kos tidak terkunci hingga langsung masuk dan menemukan korban sudah tak bernyawa.
"Saat itu saya mau nagih uang sewa kos, tapi dia sudah tewas saat saya masuk ke kamarnya, sampai saya teriak dan memanggil semua warga" jelasnya.
Masih dikatakan Dian, korban baru menyewa kamar tersebut belum genap sehari dan ia sempat berbincang-bincang malam sebelumnya dengan korban saat korban didatangi pacarnya baru menyewa kamar kos tersebut.
"Semalam sekitar jam 11, ia sempat keluar bersama pacarnya dan menawari saya sate sebelum ia masuk ke kos" terangnya.
Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Palembang Shif B, Iptu Cek Mantri mengatakan, jika dari tubuh korban ditemukan darah di sekitar mulut korban, namun pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban.
"Dari tubuh korban ditemukan darah di sekitar mulut, namun saat ini kita belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Hingga kini kita akan membawa mayat korban ke kamar mayat RSMH palembang untuk di visum" jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/mayat-darusi_20151109_221309.jpg)