PT KAI Selidiki Anjloknya KA Babaranjang
Hingga berita ini diturunkan jalur perlitasan rel Kereta Api (KA) Tanjung Enim-Tarahan masih lumpuh total dan belum bisa dilewati KA.
Penulis: Welly Hadinata | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Hingga berita ini diturunkan jalur perlitasan rel Kereta Api (KA) Tanjung Enim-Tarahan masih lumpuh total dan belum bisa dilewati KA. Proses evakuasi pun masih berlangsung
"Sampai saat ini masih proses evakuasi di lokasi. Sebelumnya diinformasikan ada delapan gerbong yang anjlok, ternyata ada sembilan gerbong rangkaian babaranjang yang anjlok di lokasi," ujar Suprapto, Manager Humas PT KAI Divre III Sumsel, ketika dihubungi Sripoku.com Minggu (8/11/2015).
Mengenai penyebab anjloknya KA babaranjang yang menyebabkan KA penumpang menjadi terganggu, Suprapto mengatakan, penyebab anjloknya gerbong masih diselidiki. Pastinya proses evakuasi masih terus dilakukan untuk melancarakan kembali jalur rel KA.
"Untuk jadwal keberangkatan malam nanti, kita lihat perkembangan proses evakuasi hingg pukul 19:30. Mudah-mudahan evakuasinya lancar," ujarnya.
Seperti diberitakan gerbong KA babaranjang anjlok di lokasi KM 201+0/1 emplasemen Stasiun Sungaituha (lintas Stasiun Prabumulih - Stasiun Tanjungkarang). Saat ini masih proses evakuasi. Kejadian anjloknya sekitar pukul 04.22. KA yg dibatalkan adalah KA Rajabasa relasi Kertapati - Tanjungkarang dan relasi Tanjungkarang - Kertapati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/suprapto_20150914_201809.jpg)