"Pakai Duit Dak Bu?"
Orang normor 1 di Kabupaten OKU ini melihat dari dekat bentuk pelayanan yang diberikan PNS dengan cara menongkrongi selama proses pelayanan.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Hampir setiap hari Jumat Pj Bupati OKU H MAulan Aklil SIP MSi meluangkan waktu untuk sidak (inspeksi mendadak) ke jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab OKU.
Pada Jumat (5/11/2015) kemarn, gilliran Kantor Disdukcapail (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kabupaten OKU yang disidak H Molen, sapaan akrab H Maulan Aklil SIP MSi.
Orang normor 1 di Kabupaten OKU ini melihat dari dekat bentuk pelayanan yang diberikan PNS dengan cara menongkrongi selama proses pelayanan kepada masyarakat berlangsung.
Bahkan suami Hj Diana Murdiana SKM ini langsung menyapa pemohon dan langsung berdialong seputar pelayanan yang diberikan PNS jajaran Disdukcapil.
“Pakai duit dak, Bu?” tanya Molen yang langsung dijawab oleh seorang pemohon dengan malu-malu seraya mengatakan belum tahu namun ia berharap gratis.
Selanjutnya H Molen sidak ke dalam ruang kerja Disdukcapil dan menyapa satu persatu karyawan.
Bupati menilai masalah kebersihan sudah cukup baik dilengkapi kotak sampah. Bupati menyarankan agar yang merokok mengambil tempat di luar ruangan kantor sehingga tidak mengganggu karyawan lainnya khususnya ibu-ibu.
Dikesempatan itu Pj Bupati OKU ini, juga menyoroti WC umum yang disiapkan untuk masyarakat yang sedang berurusan di Kanor Disdukcapil.
Bupati memerintahkan agar WC untuk masyarakat dijaga kebersihannya.
"Ini untuk masyarakat? Kok kotor sekali,” kata Bupati seraya memerintahkan agar kedepan jangan sampai WC umum kotor karena itu menjadi penilaian masyarakat yang datang dari seluruh elemen.
Bupati diterima oleh Sekretaris Disdukcapil Imsan Asik dan Kabid Pencatatan Sipil Helna Sari.
Dikesempatan itu Molen menekankan pada seluruh jajaran Disdukcapil agar memberikan pelayanan maksimal pada pemohon KTP/ KK dan administrasi lainnya.
Minimal memberikan senyum pada pemohon yang berurusan di Capil.
Selain ia meminta para pegawai Capil untuk meluruskan niat dalam bekerja. Bupati juga berpesan agar jangan main-main soal duit apalagi sampai berani memungut uang lebih dari pemohon.
Menurut Bupati, dirinya sudah mendapat laporan pembuatan KTP/KK ini krusial. Jangan gara-gara uang sedikit PNS tersandung masalah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/molen-sidak-di-kantor-disdukcapil-oku_20151107_094608.jpg)