Usai Berburu, Pemuda Ini Pamer Beruang Madu yang Dipenggal di Facebook

Diunggahnya foto tersebut di media sosial, membuat akun milik Putra Tasti Ulbr dibanjiri kecaman ribuan netizen

Usai Berburu, Pemuda Ini Pamer Beruang Madu yang Dipenggal di Facebook
Facebook/kompas.com/Firmansyah
Pemilik akun Facebook bernama Putra Tasti Ulbr mendapatkan kecaman dari ribuan netizen karena mengunggah kepala beruang madu yang baru saja dipancung dan tampak masih segar. 

SRIPOKU.COM, BENGKULU -- Pemilik akun Facebook bernama Putra Tasti Ulbr mendapatkan kecaman dari ribuan netizen karena mengunggah kepala beruang madu yang baru saja dipancung dan tampak masih segar.

Putra Tasti Ulbr lewat akun Facebook-nya mengunggah dua foto seekor beruang madu hasil buruannya.

Foto pertama terlihat seekor beruang madu yang sudah mati dipotong pada bagian paha, terlihat pula beberapa bilah pisau memotong tubuh hewan tersebut.

Dalam foto tersebut terlihat darah segar di sekujur tubuh beruang itu. Pada foto pertama kepala dan tubuh beruang masih menyatu.

Lalu di foto kedua terlihat Putra Tasti Ulbr memamerkan kepala beruang yang telah terpisah dari tubuhnya.

Foto itu ia unggah disertai fotonya memegang kepala beruang yang telah terpenggal. Kedua foto itu disertai komentar pemilik akun berbunyi "Asil Berburu Tadi".

Diunggahnya foto tersebut di media sosial, membuat akun milik Putra Tasti Ulbr dibanjiri kecaman ribuan netizen.

Setidaknya lebih dari 4.000 komentar dan 4.293 kali gambar itu dibagikan para netizen, tujuh jam sejak foto tersebut diunggah pemilik akun.

Sebagian besar komentar netizen mengecam tindakan pelaku dan meminta polisi segera melacak pemilik akun tersebut.

"Semoga diganjar hukuman setimpal..... nyawa makhluk hidup kau pakai mainan? Karma bakal menjemput mu ....." ujar netizen dengan akun bernama Rahde Dhamar Perbangkara.

Tak diketahui secara pasti dimana lokasi Putra Tasti Ulbr ini berdomisili. Dari data Facebook disebutkan pria ini tinggal di Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan dan pernah menimba ilmu di salah satu universitas di Bengkulu.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved