Harga Minyak Dunia

Minyak Mentah Naik

Harga minyak dunia naik pada Selasa (3/11/2015) waktu setempat (Rabu pagi WIB). Kenaikan didukung pembicaraan tentang pasar yang lebih kuat

Editor: Bedjo
AP PHOTO
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM , NEW YORK - Harga minyak dunia naik pada Selasa (3/11/2015) waktu setempat (Rabu pagi WIB).

Berita Lainnya: Minyak Dunia Turun Lagi

Kenaikan didukung pembicaraan tentang pasar yang lebih kuat menjelang laporan minyak AS yang diperkirakan menunjukkan kilang-kilang bersiap untuk memenuhi permintaan minyak mentah yang lebih tinggi.

Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember melonjak 1,76 dollar AS ditutup pada 47,90 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange, tingkat penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga minggu.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember naik 1,75 dollar AS menjadi 50,54 dollar AS per barrel.

Kontrak acuan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) melonjak hampir empat persen karena para pedagang berspekulasi bahwa data Departemen Energi AS (DoE) akan menunjukkan tingkat pemanfaatan kilang-kilang naik untuk minggu ketiga berturut-turut pekan lalu, sebesar 0,3 persentase poin, menurut survei Bloomberg News, lapor AFP dan Xinhua.

Pasar memperkirakan kilang-kilang AS akan mengkonsumsi lebih banyak minyak mentah setelah musim pemeliharaan.

Produksi penyuling AS biasanya lambat selama September dan Oktober untuk melakukan pemeliharaan selama periode permintaan bahan bakar yang rendah. Para analis memperkirakan bahwa kilang mulai meningkatkan tingkat operasi mereka.

Laporan mingguan DoE juga diperkirakan akan menunjukkan bahwa stok minyak mentah naik dengan jumlah terkecil dalam enam minggu, yakni sebesar 2,25 juta barrel.

"Pasar minyak terus mencerminkan ketahanan optimisme bahwa pengurangan dalam investasi non-OPEC tahun lalu akan cukup untuk menyeimbangkan kembali pasar dan dukungan," kata Tim Evans dari Citi Futures.

"Pasar tampaknya juga melihat prospek penumpukan dalam stok minyak mentah AS selama seminggu terakhir sebagai halangan untuk bergerak lebih tinggi," kata Evans.

Harga WTI dan Brent jatuh pada Senin akibat berlanjutnya kekhawatiran tentang pasokan global yang melimpah setelah berita rekor produksi minyak Rusia dan masih melemahnya sektor manufaktur Tiongkok.

Editor : Erlangga Djumena
Sumber : AFP/ANTARA

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved