Healthy Life

Aerobik Bantu Cegah jadi Pelupa

Saat kerusakan pada sel-selnya mulai terjadi, maka kemampuan berpikir pun tak lagi sekuat dulu, seperti mengingat,

Aerobik Bantu Cegah jadi Pelupa
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM -- Penurunan daya ingat bisa terjadi karena banyak faktor, namun salah satu yang tak bisa ditolak ialah faktor usia. Semakin bertambahnya usia, semakin tua pula otak manusia.

Saat kerusakan pada sel-selnya mulai terjadi, maka kemampuan berpikir pun tak lagi sekuat dulu, seperti mengingat, menganalisa masalah, ataupun mencari solusi. Kabar baiknya, hasil studi yang baru saja dimuat dalam jurnal PLOS bisa membantu Anda untuk memperkuat kemampuan mengingat hingga usia tua.

“Lebih dari 5 juta orang di Amerika menderita penyakit Alzheimer dan diperkirakan akan melebihi angka 10 juta orang dalam 20 tahun ke depan. Dalam rangka mencegah dan mengobati penyakit yang berkaitan dengan usia tersebut, sangat penting untuk lebih memahami faktor-faktor apa saja yang berkontribusi terhadap penurunan kemampuan berpikir,” papar para peneliti.

Untuk mendapatkan kesimpulan, para peneliti merancang sebuah studi pada tikus yang menggunakan berbagai teknik dan alat-alat yang bisa menganalisa kemampuan otak. Mereka menghadirkan sekelompok tikus yang usianya setara dengan 40-50 tahun usia manusia.

Tikus-tikus diberi roda berjalan agar mereka bisa lebih aktif bergerak serta berlari sekitar 2 mil per malam. Saat tikus-tikus mencapai usia setara dengan 60 tahun usia manusia, para peneliti mulai menilai kondisi otak mereka.

Tikus-tikus dewasa yang aktif bergerak terbukti mengalami peningkatan motivasi dan kemampuan untuk berpikir, yang pada umumnya jarang terjadi karena proses penuaan. Para peneliti juga mengamati bagaimana olahraga secara signifikan membantu menjaga lapisan luar otak yang bernama pericyte.

Pericyte biasanya akan hilang seiring dengan bertambahnya usia. Padahal, pericyte memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan sistem kardiovaskular, termasuk menjaga lancarnya peredaran darah dalam otak yang akan menunjang kemampuan berpikir.

Satu hal lagi yang tak kalah penting dari latihan kardio tersebut ialah, tak terlihatnya kemunculan gen Apoe yang biasa terjadi di usia tua.

Gen Apoe sendiri merupakan salah satu gen yang menunjukkan pengaruh kuat terhadap Alzheimer. Sehingga peneliti menyarankan Anda untuk rutin melakukan latihan kardio seperti aerobik setiap hari untuk memperkuat memori otak. Setidaknya, latihan itu akan mengantarkan Anda pada usia tua yang lebih sehat dan bugar.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved