Menyamar Pria, Seorang Nenek Jual Boneka Seks untuk Pengobatan Cucu

Yuan menyamar sebagai laki-laki saat menjajakan boneka seks tersebut.

Editor: Soegeng Haryadi
SHANGHAIIST
Seorang nenek di Hebei, China, menjual boneka seks demi membantu biayai cucunya yang mengidap leukemia. 

SRIPOKU.COM, HEBEI — Demi membantu membayar biaya perawatan cucunya yang mengidap penyakit leukemia, seorang nenek di Provinsi Hebei, China, menjual boneka seks kepada pekerja migran.

Nenek tersebut bernama Yang. Dia menjual "istri sementara" kepada para pekerja seharga 298 yuan atau Rp 637.000 per buah.

Sebagai bagian dari teknik penjualannya, Yuan menyamar sebagai laki-laki saat menjajakan boneka seks tersebut. Bahkan, jika perlu, dia memberikan layanan antar ke rumah pembeli.

Menurut NetEase dikutip Shanghaiist, keluarga Yang berasal dari Sichuan. Dia pindah ke Langfang, Provinsi Hebei, bersama cucunya yang sakit.

"Cucu saya itu begitu imut. Saya tak tega meninggalkannya," kata Yuan.

Ketika keluarga kehabisan uang untuk membayar perawatan bocah laki-laki tersebut di rumah sakit lokal, sang nenek punya ide untuk menjual sesuatu kepada pekerja migran. Akhirnya, dia mulai berjualan boneka seks.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved