Breaking News:

MR X Ini Memiliki Bekas Tato di Lengan dan Perut

Warga Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muaraenim, mendadak heboh dengan sosok mayat laki-laki tanpa identitas

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
MR X Ini Memiliki Bekas Tato di Lengan dan Perut
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Mayat Mr X saat dievakuasi dari lokasi penemuannya Sungai Enim Muaraenim.

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Warga Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muaraenim, mendadak heboh dengan sosok mayat laki-laki tanpa identitas (MR X), mengambang di Sungai Enim, Minggu (1/11/2015).

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat berawal ketika salah seorang penambang pasir bernama Jupriyansah (36) dan Arpani (60) keduanya warga Desa Tanjung Raja, sedang melakukan aktifitas penambangan mengambil pasir di sungai Enim.

Ketika akan turun ke pinggir sungai Enim, tiba-tiba mata Jupriyansah melihat di seberang sungai di dekat tumpukan bambu seperti ada orang hanyut. Karena penasaran, lalu ia mendekati objek tersebut dan ternyata benar ada sesosok mayat laki-laki dalam kondisi kaku.

Melihat hal tersebut, ia langsung meminggirkan mayat tersebut kepinggir sungai Enim dan memberitahu teman-temannya serta aparat desa setempat.

Kemudian oleh aparat desa, penemuan tersebut dilaporkan ke Polsek Lawang Kidul dan akhirnya mayat divisum ke RSUD dr HM Rabain Muaraenim.

Adapun ciri-ciri mayat laki-laki tersebut yakni berwana kulit sawo matang, menggunakan celana levis pendek warna hitam, ikat pinggang warna hijau, tidak mengenakan baju, rambut pendek, memiliki bekas tato di lengan kanan dan perut, dan ditemukan uang serta kunci motor di saku celana korban.

Sementara itu Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kabagops Kompol Andi Kumara didampingi Kasubag Humas Iptu Arsyad Agus, saat ini, pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti serta menyimpan mayat korban di RSUD dr HM Rabain Muaraenim.

Jika ada keluarga yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri disebutkan diatas untuk bisa secepatnya menghubungi pihak berwajib. Mengenai motif tewasnya korban masih dalam penyelidikan apakah murni akibat tenggelam atau dibunuh.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved