Menanti Kriingggg-SMS dari Enggano

Pulau dengan luas wilayah 40 km persegi ini terletak di zona perairan Samudra Hindia.

Menanti Kriingggg-SMS dari Enggano
SRIPOKU.COM/DEWI HANDAYANI
Pesan singkat atau SMS maupun telepon ternyata menjadi senjata ampuh masyarakat Enggano untuk memenuhi kebutuhan hidup dan Telkomsel mampu mewujudkannya. 

"Meski jaringan masih 2G tapi buat buka WA, Facebook atau email bisa juga karena kebetulan rumah saya jaraknya tak sampai satu kilometer dari BTS," katanya.

Hanya memang dia mesti bersabar menunggu lantaran jaringan yang ada masih 2G.

Namun dia cukup puas bermedia sosial dianggap mampu membunuh keterasingan.

"Paling tidak saya bisa melihat dunia luar," katanya.

Saat ini, tiga Desa Apoho, Malakoni dan Me'ok memiliki akses penuh jaringan Telkomsel.

Sedangkan 3 desa lainnya yaitu Desa Banjarsari, Kaana, dan Kahyapu yang juga memiliki banyak penduduk belum terjangkau.

"Bahkan kalau mau terima Telepon ada yang rela memanjat pagar atau genteng rumah supaya dapat Signal bagus," katanya.

Komunikasi Hingga Inggris

Jangan salah meski tinggal di pulau terpencil namun untuk komunikasi hubungan tak hanya dilakukan antar pulau maupun antar provinsi saja, beberapa warga Enggano diakui camat banyak juga yang tinggal dan bekerja diluar negeri, seperti Belanda, Inggris dan Hongkong.

"Dari laporan yang ada, ada puluhan warga kita yang tinggal di negara tersebut, kadang-kadang mereka pernah pulang juga ke sini, kalau tidak sering telepon saja buat lepas kangen," kata dia.

Akses komunikasi berasa tidak berjarak ketika telkomsel hadir.

Telkomsel merupakan satu-satunya operator yang menancapkan Bts-Nya di pulau Enggano.

Jaringan Telkomsel saat ini mampu menjangkau lebih dari 97 perseb populasi Indonesia yang tersebar hingga daerah pelosok dan pulau-pulau terpencil.

Pembangunan BTS di "daerah terpencil" oleh Telkomsel dilakukan di daerah-daerah yang relatif tidak tersentuh investasi, melalui program Telkomsel Merah Putih (Menembus Daerah Pedesaan, Industri Terpencil, serta Bahari).

Telkomsel saat ini merupakan satu-satunya operator yang fokus membangun pasar seluler di luar Pulau Jawa termasuk di Sumatera meski pembangunan infrastruktur jaringan di pulau-pulau terluar dilakukan mayoritas di Indonesia Timur.

Di tahun 2015 Telkomsel membangun 15,000 BTS tambahan yang tersebar hingga ke berbagai pelosok di seluruh Indonesia, yang sebagian besar untuk mendukung layanan data, sehingga di akhir tahun jumlah BTS Telkomsel akan menembus 100,000 unit.

Hal ini untuk memastikan agar pelanggan dapat merasakan layanan mobile broadband Telkomsel.

Telkomsel saat ini merupakan satu-satunya operator seluler yang konsisten membangun jaringannya hingga ke berbagai daerah dan pelosok Indonesia

Beri Kami Signal 3G

Marlan berharap, kedepan Telkomsel tak hanya menyajikan jaringan 2G namun manpu memberikan akses 3G, sehingga layanan data bisa dinikmati secara total. "Ini yang kami harapkan," katanya.

Penulis: Dewi Handayani
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved