Proyek Jalan Hanya Hamparan Batu
Pengendara roda dua yang melintasi jalan dipinggiran irigasi sekunder tersebut harus hati-hati saat berkendara.
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Kondisi jalan diwilayah Desa Lesing - Talang F Kecamatan Muarabeliti Kabupaten Musirawas hanya berupa hamparan batu yang diratakan seadanya. Sehingga saat dilintasi kendaraan sangat tidak nyaman.
Pengendara roda dua yang melintasi jalan dipinggiran irigasi sekunder tersebut harus hati-hati saat berkendara. Sebab, jika tidak hati-hati, roda kendaraan bisa selip saat melintas.
Warga setempat berharap, agar proyek jalan tersebut diratakan menggunakan alat berat, supaya hamparan batunya rata dan nyaman saat dilewati.
"Warga sekitar merasa terimakasih dengan adanya proyek peningkatan jalan. Namun hendaknya pekerjaan proyek tersebut dilaksanakan dengan baik. Kami mendapat laporan dan permintaan dari warga, agar jalan tersebut dilindas pakai alat berat supaya padat dan rata," ungkap Koordinator Gerakan Sumpah Undang-undang (GSUU) Herman Sawiran.
Menurtnya, pembangunan jalan tersebut merupakan proyek propinsi. Namun pihaknya belum mengetahui apakah jalan tersebut hanya sebatas itu pengerjaannya atau akan dipadatkan dan ditingkatkan lagi. Sebab, dilokasi proyek jalan itu, pihaknya tidak menemukan adanya plang merek yang berisi informasi mengenai proyek pengerjaannya.
"Dari invesigasi kami, pekerjaan proyek jalan tersebut, koral-koralnya cuma diratakan mengunakan cangkul. Lalu disiram atau ditimbun lagi dengan batu pecah ukuran 5-7. Itupun tidak semua di ratakan sepanjang jalan," katanya.
"Kemudian proyek jalan ini juga sepertinya minim pengawasan. Papan mereknya juga tidak ada. Orang jadi bingung, ini proyek darimana. Maka kami berharap agar, pihak-pihak terkait dapat mengawasi, agar pengerjaannya bisa berjalan baik sebagaimana mestinya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/proyek-jalan-berupa-hamparan-batu_20151023_084106.jpg)