Pemprov Sumsel Bangun 2.000 Kondotel untuk PNS di Jakabaring

Tiga tipe yakni tipe 36 seharga Rp130 juta, tipe 54 seharga Rp200 juta dan terakhir tipe 70 dijual seharga Rp300 juta.

Pemprov Sumsel Bangun 2.000 Kondotel untuk PNS di Jakabaring
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, H Mukti Sulaiman SH 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berencana akan membangun kondominium hotel atau disebut kondotel yang diperuntukan bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya.

Kondotel tersebut akan dibangun sebanyak 2000 unit dengan sepuluh tower berada di lahan 11 hektar di wilayah Jakabaring.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumsel, Mukti Sulaiman mengatakan kondotel akan mulai dibangun pada awal 2016 nanti dengan jangka waktu pembangunan selama 5 tahun.

Menurutnya tiap kondotel dibangun terdiri dari unit-unit layaknya apartemen. Tiap unit memiliki dapur, ruang tamu ataupun kamar tergantung tipe yang ada.

"Tiap unit kondotel akan ditawarkan kepada PNS dengan tipe yang berbeda-beda. Pada kondotel sudah disediakan fasilitas-fasilitas seperti layaknya apartemen," ungkap Sekda Provinsi Sumsel H Mukti Sulaiman SH MHum, Kamis (22/10/2015).

Adapun harga unit kondotel yang siap ditawarkan kepada PNS berdasarkan tiga tipe yakni tipe 36 seharga Rp130 juta, tipe 54 seharga Rp200 juta dan terakhir tipe 70 dijual seharga Rp300 juta.

Mengenai cara pembelian, Mukti mengatakan akan diterapkan dengan cara cash atau mencicil 5-10 tahun melalui pemotongan Tambangan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS yang diberikan setiap bulan. Saat ini, kata Sekda, tata cara pembangunan kondotel juga masih ditentukan, apakah akan menggunakan dana TPP atau menggunakan jasa pihak ketiga (investor).

"Bila PNS ada yang berminat, nanti akan segera ditetapkan berapa besaran down payment yang akan dikenakan masing-masing pegawai, tentunya yang diutamakan kalangan PNS yang belum memiliki tempat tinggal," terangnya.

Menurut Sekda, selama ini Pemprov sudah menjalankan program perumahan bagi pegawai dengan bekerjasama perumnas.

Meski demikian, diakuinya saat masih ada sekitar 25 persen PNS lingkungan Pemprov belum memiliki tempat tinggal tetap.

"Sisanya 75 persen diperkirakan telah memiliki tempat tinggal tetap, PNS yang belum memiliki tempat tinggal biasanya merupakan pindahan dari daerah," katanya.

Secara pribadi, Mukti menuturkan dirinya sangat tertarik untuk memiliki unit kondotel di Jakabaring tersebut jika selesai dibangun. Menurutnya, kondotel selain berfasilitas apartement juga lebih simpel sehingga mudah dirawat.

"Pemilik kondotel juga tak perlu memikirkan keamanan karena akan dijaga 24 jam, selain itu kondotel juga menyediakan tempat parkir luas dibawah lantai, restoran atau kantin sehingga menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi pemilik," ujarnya.

Mengenai biaya pembangunan, Mukti menegaskan belum bisa memperkirakan berapa besar dana yang diperlukan. Pihaknya juga belum bisa memastikan apakah unit kondotel bisa dimiliki PNS di luar lingkungan Pemprov Sumsel.

"Kalau ada sisa unit pastinya akan kita tawarkan juga kepada PNS diluar lingkungan Pemprov, misalnya kepada PNS Pemkot Palembang," tandasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved