Piala Presiden
Sriwijaya FC vs Persib, Adu Tajam Strategi Bendol vs Jajang
Dua pelatih tersebut cukup punya nama besar di Indonesia saat ini.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Final turnamen Piala Presiden Sriwijaya FC kontra Persib Bandung, bukan hanya head to head rekor pertemuan kedua tim, maupun kedua penggawa. Namun, duel kedua pelatih, Bendol dan Djajang Nurjaman akan beradu strategi demi mempecundangi satu sama lain.
Dua pelatih tersebut cukup punya nama besar di Indonesia saat ini.
Bendol, sapaan akrab Benny, sudah malang melintang di berbagai klub tanah air.
Sedangkan Djajang membuktikan dirinya ketika berhasil membawa Maung Bandung menjuarai Indonesia Super League 2014.
"Anda tahu sendiri rekor kami. Kami lebih banyak kalah ketimbang Persib. Tapi, dalam final ini semua akan berbeda. Kami akan perbaiki rekor dan berusaha untuk menang," ungkap Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, Sabtu (17/10/3015)
"Saya kira pertandingan nanti memang sama-sama berat, apalagi ini memperebutkan gelar juara," tambahnya.
Begitu juga dengan head coach SFC, Beny Dollo, pelatih asal Manado itu mengaku sudah mengetahui apa yang menjadi kelemahan Persib yang dapat ia balik menjadi keuntungan.
"Kami sudah tahu bagaimana permainan mereka, kelemahan maupun kekuatan mereka pun sudah kami ketahui. Kalau ditanya apa kelemahan dan kekuatan, itu rahasia perusahaan. Yang pasti kami sudah mengetahuinya. Apa yang menjadi kelemahan mereka akan kami eksplorasi dan menjadi kekuatan buat kami," ujar Bendol
Namun tidak ingin besar kepala, Bendol mengatakan, jika Persib tim kuat yang harus diwaspadai.
"Semua tahu Persib memiliki pemain-pemain berkualitas dan mereka sudah padu. Soal teknik (skill pemain) dan taktik, mungkin berimbang ya. Mungkin nanti tinggal mental dan emosi pemain yang harus dikontrol jika memang mau menyandang gelar juara. Pastinya, kami akan memberikan perlawanan kepada Persib," katanya
Sementara itu, Jajang enggan menganggap remeh SFC. Jika sebelumnya ia mengatakan SFC tidak layak masuk final. Kali ini, setelah bertemu Jajang mengakui ancaman dari SFC.
“Kekuatan Sriwijaya FC di final ini cukup serius mengancam kita. Kalau kita ingin juara, kita harus lebih konsentrasi, kerja keras lagi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang kita lakukan di pertandingan sebelumnya,” beber Djajang Nurjaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/suasana-latihan-sriwijaya-fc-di-dekat-hotel-riyadi_20151012_132235.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/djajang-nurjaman-pelatih-persib-bandung_20151017_110226.jpg)