SFC Update
Tangan Dingin Bendol Kekuatan SFC
kebersamaan antara pengurus, pelatih, dan pemain. Saya kira tiga unsur ini yang paling utama dalam sebuah tim.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dibalik kekuatan Sriwijaya FC (SFC) hingga mencapai puncak turnamen Piala Presiden, rupanya salah satu kekuatannya terletak di tangan dingin Beny Dollo.
Dengan segala kekurangan, dari lambannya mengumpulkan pemain, tidak adanya dana hingga masalah lambannya kepastian mengikuti turnamen bentukan Mahaka Sport itu, sedikit demi sedikit SFC menapaki posisi puncak Piala Presiden.
Terlihat kala menjamu Arema di stadion Manahan Solo, saat tim sedang panik karena mampu disamakan angka, Beny dengan cekatan mengambil inisiatif menarik Titus Bonai dan Asri Akbar, dengan memasukkan Rizky Dwi Ramadhan dan Yohanis Nabar. Terbukti, kurang dari lima menit permainan langsung berubah dan SFC berhasil menghempaskan Arema melaju ke partai final.
Begitu juga dengan keseharian Bendol dalam latihan, disiplin dan mental juara selalu ia tekankan kepada setiap anak asuhnya. Beberapa kali ditanya apa yang harus ia lakukan, untuk meraih kemenangan, tak pernah berubah Bendol selalu mejawab, disiplin dan fighting spirit adalah kuncinya.
"Kebersamaan, kebersamaan antara pengurus, pelatih, dan pemain. Saya kira tiga unsur ini yang paling utama dalam sebuah tim. Kalau tiga unsur ini baik, maka akan tercipta ketenangan dalam tim dan pemain juga akan bermain dengan penuh semangat," ungkap Bendol, Kamis (15/10/2015)
Menurut Bendol, setiap kali latihan ia selalu menekankan agar tim dapat tampil solid dan konsisten. Bahkan, beberapa kali ia harus mengumpulkan semua timnya agar bisa saling berbicara baik dalam latihan maupun pertandingan.
"Hubungan psikis antara pelatih dan pemain, itu harus dibangun. Artinya, ada kedekatan emosional dengan pemain. Di lapangan, kami adalah antara pemain dan pelatih, tapi di luar itu kami sebagai orang tua buat pemain. Jadi itu juga sangat penting untuk menciptakan sebuah tim yang solid," ucapnya
Namun, menjelang pertandingan melawan Maung Bandung, Bendol tidak ingin banyak komentar. Ia mengaku sudah mengetahui kelemahan Persib, dan berusaha membuat kelemahan itu menjadi kekuatan bagi SFC. Tapi, ia tidak ingin jumawa mengatakan akan bisa mudah mengatasi gaya permainan Persib yang penuh determinasi.
"Saya harus akui, Persib itu tim kuat," katanya singkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bendol-dan-anak-asuhnya-uji-lapangan_20151003_105429.jpg)