Gagal Rayu Petani Jual Tanahnya, Pengembang Gali Parit Sedalam 1,5 Meter

Karena negosiasi gagal, pengembang lalu mengambil eksavator lalu menggali tanah sedalam 1,5 meter mengeliling rumah petani itu

Gagal Rayu Petani Jual Tanahnya, Pengembang Gali Parit Sedalam 1,5 Meter
SHANGHAIIST
Pengembang menggali tanah di sekeliling rumah petani tua. 

SRIPOKU.COM, HUBEI -- Karena tidak bisa mengusir petani tua dan istrinya dari rumah mereka, pengembang di China menggali tanah di sekeliling rumah itu sedalam 1,5 meter. Hal itu dilakukan agar mereka tidak bisa keluar dari rumah tersebut.

Pasangan petani tersebut masing-masing bernama Yin Yangju (52) dan suaminya, Xiao Ming. Mereka mengaku sudah tiga dekade tinggal di rumah di kampung di luar Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei.

Namun akhir-akhir ini seorang pengembang berusaha untuk mengambil tanah dan menghancurkan rumah mereka. Karena kompensasi yang terlalu murah, keduanya menolak menandatangani persetujuan.

Karena negosiasi gagal, pengembang yang frustasi pada Sabtu lalu mengambil eksavator lalu menggali tanah sedalam 1,5 meter mengeliling rumah petani itu. Galian itu terlalu dalam sehingga pasangan suami istri yang sudah tua itu sulit keluar dari halaman rumahnya.

Dengan bantuan pemerintah lokal, para pengembang telah menghancurkan 545 rumah di aderah tersebut dan menyisakan 4 unit.

Pemilik 4 rumah yang enggan dihancurkan itu mengaku nilai tanah dan rumah tidak sebanding dengan kompensasi yang ditawarkan pengembang.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved