Dua ABG Tertangkap Tangan Bawa Parang dan Celurit
Kedua ABG yang tak tamat sekolah dasar itu, berhasil diamankan petugas yang tengah menggelar razia di Jalan Radial Palembang.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dua anak baru gede (ABG), Riski Yolanda alias Kiki (16) dan Riski Aduar (16) diamankan Polsekta Ilir Barat (IB) I Palembang setelah terangkap tangan membawa senjata tajam (Sajam) berupa parang dan celurit yang sudah dimodifikasi.
Kedua ABG yang tak tamat Sekolah Dasar (SD) itu, berhasil diamankan petugas yang tengah menggelar razia di Jalan Radial Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Sabtu (03/10/2015) sekitar pukul 01.30.
Menurut kerangan Kiki, ia diamankan lantaran kedapatan membawa sebilah parang.
Namun menurut pengakuannya, parang tersebut bukan miliknya melainkan milik temannya yang berhasil kabur saat terjaring razia.
"Parang itu yang bawa kawan dan saat saya dijemput di rumah Jalan Slamet Ryadi 10 Ilir Palembang, parang itu sudah ada," jelasnya.
Sementara itu, Aduar mengatakan, ia diamankan lantaran membawa celurit. Menurutnya, celurit itu sengaja dibawanya dari rumah, Jalan Slamet Ryadi 5 Ilir Palembang.
"Awalnya kami dari rumah itu pergi berombongan sebanyak orang 15 menggunakan lima sepeda motor menuju ke Kambang Iawak (KI)," jelasnya.
Saat itu, dikatakan bocah yang putus sekolah kelas 5 SD ini, ia dan kawan-kawannya pergi ke KI untuk mencari orang atau kelompok yang telah menganiaya seorang kawannya, Galih.
"Jadi Galih itu dianiaya orang dan kami bermaksud untuk membalaskan dendam dengan mencari pelaku tapi tak ketemu," terangnya.
Setelah tak bertemu itu, masih dikatakan anak yang mengaku yatim piatu ini, ia dan kawan-kawannya pun bermaksud untuk pulang. Namun saat melintas di Jalan Radia ia terjaring razia.
"Kawan yang lain pas melihat ada razia langsung berputar arah sedangkan saya yang saat itu tak siap langsung jatuh hingga akhirnya berhasil diamankan polisi," ungkapnya.
Kapolsekta IB I Palembang, AKP God Parlasro Sinaga menjelaskan, kedua bocah itu diamankan setelah terjaring razia dan kedapatan membawa senjata tajam berupa parang dan celuti.
"Berdasarkan pengakaunnya, senjata itu hanya untuk dilakukan balas dendam tapi untuk lebih jelasnya masih akan diperiksa lebih lanjut," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/dua-abg-bawa-parang-dan-celurit_20151003_225941.jpg)