In Love With You
Cari Jodoh Lewat Taaruf? Why Not!
Banyak pula Muslim yang lebih memilih jalur ta'aruf untuk kemudian mencari pasangan hidup sesungguhnya.
Penulis: Damayanti Pratiwi | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM -- Rupanya, tidak semuanya memilih untuk menjalin hubungan atau berpacaran sebelum menikah.
Meskipun tidak memiliki pacar, banyak pula Muslim yang lebih memilih jalur taaruf untuk kemudian mencari pasangan hidup sesungguhnya.
Biasanya mereka berasal dari kalangan aktivits dakwah atau yang benar-benar memahami ajaran Islam.
"Dalam Islam tak ada yang namanya pacaran, oleh karena itu saya tidak menjalani hubungan seperti itu. Saya lebih memilih taaruf untuk akhirnya mencari suami," ucap Nurul, seorang guru di sekolah swasta.
Menurutnya, hal tersebutlah yang sesuai dengan aturan dalam Islam.
"Selama masa ikthiar atau usaha tersebut, jauh lebih baik bekerja dan memperbaiki diri saja. Nanti ketika jodohnya datang, insya Allah itu yang terbaik. Daripada menjalaninya dengan pacaran yang tidak jelas," tambahnya.
Ta'aruf sendiri merupakan kegiatan bersilaturahmi, yang pada masa ini sering diartikan sebagai perkenalan tatap muka.
Banyak yang akhirnya menjadikan taaruf dengan tujuan untuk mencari jodoh. Taaruf boleh juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah (lamaran).
Taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-menikah_20150927_080748.jpg)