Padamkan Kebakaran Lahan, Personel Polair Polda Hanya Pakai Pelepah Sawit

Meskipun dengan peralatan seadanya, petugas Dit Polair Polda Sumsel berusaha maksimal memadamkan titik api yang semakin luas membakar lahan.

Padamkan Kebakaran Lahan, Personel Polair Polda Hanya Pakai Pelepah Sawit
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Petugas dari Dit Polair Polda Sumsel dengan peralatan seadanya yang berusaha memadamkan kobaran api di wilayah Kabupaten OKI, Rabu (16/9/2015) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Titik api yang semakin bertambah luas dan jumlahnya makin banyak, membuat petugas yang dikerahkan dibuat kewalahan. Terutama untuk memadamkan titik api yang sulit dijangkau.

Kondisi tersebut seperti dialami petugas Dit Polair Polda Sumsel yang berjibaku memadam titik api di wilayah Kabupaten OKI, Rabu (16/9/2015).

Sebanyak 30 petugas Dit Polair Polda Sumsel, hingga kini masih melakukan pemadaman titik api yang menyisir masuk dari wilayah perairan Kabupaten OKI.

Meskipun dengan peralatan seadanya, petugas Dit Polair Polda Sumsel berusaha maksimal memadamkan titik api yang semakin luas membakar lahan.

Tim Dit Polair Polda Sumsel yang dipimpin Danton Aiptu Edy Rusmiyanto, hanya bermodalkan pelepah daun pohon sawit untuk memadamkan kobaran api.

Petugas pun ikut dibantu petani setempat agar kobaran api tidak meluas membakar lahan perkebunan warga. Sebanyak 30 petugas Dit Polair Polda Sumsel, dibagi dua tim untuk menyisir dan memadamkan titik api.

Tim pertama yang dipimpin Danton Aiptu Edy Rusmiyanto, ditempatkan di Polsek Pedamaran OKI dengan target titik api disekitaran PT Klantan.

Sedangkan tim kedua Wadanton Brigadir Bambang Irawan, ditempatkan di Polsek Lempuing dengan target titik api sekitaran PT Tania Selatan.

Menggunakan pelepah daun sawit, petugas butuh waktu berjam-jam untuk memadamkan kobaran api. Namun dengan cekatan, sementara ini petugas akhirnya berhasil memadamkan titik api sesuai target.

"Kami BKO ke Polres OKI yang dapet sprin dari Kapolda Sumsel untuk ikut memadakamkan kebakaran hutan yang mengakibatkan asap. Sebanyak 30 anggota dibagi dua tim yang disebar untuk patroli dan memadamkan titik api. Kita BKO selama satu bulan terhitung dari tanggal 12 september 2015," ujar Aiptu Edy Rusmiyanto, Komandan yang memimpin patroli.

Dalam melakukan patroli yang menyisir lahan perkebunan, Edy mengatakan, setiap waktu baik siang mau pun malam hari, petugas patroli
rutin. Menemui titik api, petugas langsung memadamkannya.

"Jadi sekarang ini masih melakukan patroli rutin untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan yang diakibatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved