Idul Adha, Alex Noerdin Sumbang Sapi Limosin 1 Ton

Ada dua ekor sapi seberat satu ton masing-masing dari Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH dan Wakil Gubernur Ir H Ishak Mekki MM.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
H Ahmad Nasuhi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH bakal menyumbang satu ekor sapi limosin berbobot 1 ton dari Australia pada Idul Adha 1436 H Hijriah, tanggal 24 September 2015.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumsel H Ahmad Nasuhi, mengungkapkan tahun ini Pemprov Sumsel akan menyemarakkan hari raya kurban dengan menyumbangkan total 15 ekor sapi.

Selain itu, juga ada dua ekor sapi seberat satu ton masing-masing dari Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH dan Wakil Gubernur Ir H Ishak Mekki MM.

"Sebanyak 15 ekor sapi akan dipotong dan dibagikan di halaman Pemprov Sumsel. Sementara Pak Gubernur menyumbangkan satu sapi di masjid Agung sedangan Pak Ishak di masjid Taqwa," ungkap H Ahmad Nasuhi usai Salat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (15/9/2015).

Nasuhi yang biasa disapa Ustadz Coy mengatakan, pemotongan hewan kurban tetap dilakukan di Kantor Gubernur Sumsel usai salat Zuhur.

Menurutnya, hewan kurban tersebut berasal dari tiap SKPD yang ada di lingkungan Pemprov Sumsel.

"Untuk pelaksanaan salat Idul Adha, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin akan melaksanakannya di Masjid Agung Palembang bersama Sekda Sumsel dan kepala SKPD di lingkungan Pemprov Sumsel," ujarnya.

Sementara mengenai pembagian kupon kurban tersebut, Nasuhi menyebutkan, Pemprov Sumsel akan membagi kupon sebanyak 2.000 kupon kepada masyarakat yang berhak.

Kupon akan dibagikan pada H-3 jelang hari raya yang akan diprioritaskan pada masyarakat miskin dan tak mampu.

Nasuhi menambahkan, pada hari raya kurban tahun ini Pemprov Sumsel tidak menggelar salat Idul Adha di kantor Gubernur Sumsel.

Peniadaan salat Idul Adha tahun ini di Kantor Gubernur Sumsel, dikarenakan pertimbangan jemaah di hari libur.

Menurutnya dengan adanya perbedaan peringatan Idul Adha bagi Muhammadiyah yang jatuh 23 September dan kalender pemerintahan pada 24 September menjadi alasan halaman pemprov tak digelar Salat Idul Adha.

"Belum lagi PNS di Pemprov Sumsel juga libur pada hari itu, jadi kita berikan PNS salat bersama keluarganya masing-masing," tandasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved