Hebohkan Netizen, Api Bentuk Lafazh Allah di Kebakaran Hutan OI Sumsel

"Subhanallah bukan rekayasa kan?

Hebohkan Netizen, Api Bentuk Lafazh Allah di Kebakaran Hutan OI Sumsel
Facebook
Api berbentuk lafazh Allah 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Api berbentuk lafazh Allah, foto kebakaran yang diambil di kawasan hutan di OI ini membuat heboh dunia maya.

"Api berbentuk lafazh Allah." demikian postingan dari Sandrie Gawoh.

Sesaat setelah itu, beberapa komentar pun bermunculan."Subhanallah bukan rekayasa kan? komentar Anni Rahmawati.

Namun ada beberapa yang meragukan keaslian foto itu.

Klu editan bro," jelas pemilik Akun Darma Andi.

Memang asli atau tidak tetapi fenoma ini cukup menyita perhatian. Apalagi yang banyak yang menyatakan suka akan foto (like).

Sementara itu Fotografer Rasyid Irfandi  alias Brengkes Iwak Pedoo memberikan analisanya.

Bisa Editan :Kareno sangat mudah banget dan nian utk memanipulasi gambar via sotosop yg bentuknyo Asap, Awan dan Api. Kareno biso rapi dan susah di bedakan.

(Karena sangat mudah sekali untuk memanipulasi gambar via photoshop yang bentuknya asap, awan dan api. Karena bisa rapi dan susah dibedakan).

Bisa asli :Dengan catatan, sang photografer dapet moment pas moto ketika api membentuk rangkaian seperti kalimah Allah ini.

Tentu prosentasenya 1/1 Milyar,miliyar, trilliun kali lagi untuk dapet momentum yang pas seperti ini lagi.

Biso Asli nian pake banget :Nasib dan takdir photografer dapet poto ini dan buka hal mustahil kareno seluruh ciptaan Allah di langit dan bumi bertasbih, bertahmid dan bertakbir menyebut Asma Allah dengan keunikan dan caranya masing2..

wasallam...

Menanggapi ini Tenaga Ahli Desain Grafis dan Layouter Sriwijaya Post, Yudi menilai, foto ini rekayasa photoshop, sebab setelah dilakukan teknik blur lewat pewarnaan, maka terlihat perbedaan resolusi antar warna api dan latar belakang dari foto aslinya.

"Ada perbedaan, antara warna api yang ditambahkan lewat photoshoop, dimana ketika dilakukan teknik blus lewat warna aslinya, maka terlihat berbedaan resolusi, tetapi apapun itu foto cukup menarik untuk koment di facebook," ujar Yudi.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved