Curhat
Persiapkan Matang Masa Pensiun
Biasanya, menjelang pensiun, pegawai akan diberikan masa persiapan pensiun (MPP) selama setahun. Pegawai sudah tidak aktif bekerja, tetapi masih dibay
Penulis: Damayanti Pratiwi | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- MEMASUKI usia 50 tahun, tak sedikit dari pegawai, baik PNS maupun swasta yang mulai memikirkan masa pensiunnya. Tak sedikit pula yang akhirnya khawatir jika setelah pensiun, tak ada aktivitas serta penghasilan memadai seperti di masa bekerja.
Namun, pensiun bukanlah alasan bagi pegawai manapun untuk bermalas-malasan serta tidak bersemangat. Tentu saja, setelah masa pensiun, pegawai harus tetap aktif melakukan berbagai kegiatan, baik kegiatan sosial maupun usaha yang dapa menopang perekonomian pribadi usai tak lagi mendapatkan gaji seperti bekerja.
Kegiatan ini juga memungkinkan Anda untuk bertemu dengan banyak orang, sehingga ada interaksi dan punya bahan yang didiskusikan.
Menurut psikolog Sri Agustini, orang yang telah pensiun harus tetap aktif menggunakan otaknya, agar memperlambat penyakit pikun. Kegiatan yang dikategorikan melatih otak, antara lain mengulang isi tulisan yang dibaca dengan menuliskannya kembali atau mendongengkannya pada orang lain.
Biasanya, menjelang pensiun, pegawai akan diberikan masa persiapan pensiun (MPP) selama setahun. Pegawai sudah tidak aktif bekerja, tetapi masih dibayar penuh.
"Diharapkan dalam masa setahun ini, pegawai yang akan pensiun sudah mempunyai pilihan apa yang akan dilakukannya setelah pensiun," katanya.
Baca selengkapnya di Sriwijaya Post edisi Minggu 13 September 2015
Ikuti update berita terbaru di Sripoku.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pensiun_20150913_034730.jpg)