Jajaran Kesehatan Siaga ISPA, Diminta 24 Jam Layani Masyarakat

"Gubernur menerbitkan instruksi kepada bupati khususnya daerah yang paling parah agar seluruh jajaran aparat kesehatan, rumah sakit, Dinkes, puskesmas

Jajaran Kesehatan Siaga ISPA, Diminta 24 Jam Layani Masyarakat
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sekda Provinsi Sumsel H Mukti Sulaiman didampingi Dansatgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan Kol Inf Tri Winarno, Wadan Satgas H Yulizar Dinoto SH, Danlanud Letkol Fahlevi, Kadishut Sigit Wibowo di Kantor BNPB Sumsel, Minggu (13/9/2015). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH menginstruksikan kepada para bupati OKI, OI, Muba, Banyuasin, Muarenim agar seluruh jajaran aparat kesehatan Rumah Sakit, Dinkes, Puskesmas untuk siaga ISPA.

Sekda Provinsi Sumsel H Mukti Sulaiman SH saat memimpin rapat di kantor BNPB Sumsel mengatakan, asap dan kualitas udara saat ini belum baik, masih tinggi kadar polusinya.

"Gubernur menerbitkan instruksi kepada bupati khususnya daerah yang paling parah agar seluruh jajaran aparat kesehatan, rumah sakit, Dinkes, puskesmas untuk siaga."

"Begitu ada yang kena ISPA bisa langsung mendapat penanganan. Rumah Sakit Puskesmas tidak boleh kosong, harua siaga 24 jam."

"Karena kalau hanya jam kerja saja tidak terlayani. Bisa kenanya malam hari," seru Sekda di Kantor BNPB Sumsel, Minggu (13/9/2015).

Sementara Wadan Satgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan H Yulizar Dinoto SH melaporkan titik hotspot khusus di Kabupaten OI sudah turun.

"Saya di sini sebagai Wadan Satgas. Bukan Penjabat Bupati OI. Nah kalau titik hotspot khusus di Kabupaten OI sudah turun."

"Yang tadinya 70 menjadi 1 titik. Ini berkat kerja keras penanganan tim," kata Noto yang juga Penjabat Bupati Ogan Ilir. (Abdul Hafiz)

Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved