Pakai Sepatu Tumit Tinggi, Puteri Indonesia 2015 Kepleset di Panggung

Aksesori satu ini memang menjadi "senjata andalan" para wanita untuk lebih menunjang kepercayaan diri.

Editor: Sudarwan
KOMPAS.com/ SILVITA AGMASARI
Chintya Fabyola, Puteri Indonesia Lingkungan 2015. 

SRIPOKU.COM - Meski sakit dan terkadang membuat nyeri bagian tubuh tertentu, sepatu tumit tinggi masih tetap dicintai oleh wanita.

Aksesori satu ini memang menjadi "senjata andalan" para wanita untuk lebih menunjang kepercayaan diri.

Membuat postur tubuh menjadi tinggi, tegak, dan memberi kesan sensual dalam waktu singkat adalah fungsi dari sepatu tumit tinggi yang dianggap penting oleh wanita.

Salah seorang pecinta sepatu tumit tinggi ini adalah Chintya Fabyola, Puteri Indonesia Lingkungan 2015.

Memiliki postur tubuh yang tinggi, yakni 171 sentimeter, menyandang predikat seorang Puteri Indonesia Lingkungan, secara otomatis menjadikan dirinya makin akrab dengan sepatu tumit tinggi.

Chintya yang bercerita bahwa dirinya pertama kali belajar dengan sepatu tumit tinggi tujuh sentimeter, hingga kini malah makin fasih mengenakan sepatu tumit tinggi yang berukuran dua puluh sentimeter.

Namun, dirinya juga pernah mengalami pengalaman buruk saat mengenakan sepatu tumit tinggi.

"Pernah jatuh. Pertama kali jatuh saat ikut lomba Modeling. Pengalaman jalan di atas catwalk pertama sepertinya membuat saya demam panggung. Hingga akhirnya membuat saya kepleset dan tergelincir," ujar Chintya.

Untungnya, Chintya berkata kalau ia tak mengalami cidera serius karena insiden tersebut.

Ia juga tak kapok dengan kejadian yang menyimpannya dan justru belajar dari kesalahan.

"Saya jadi belajar, kalau untuk runway, lebih baik menggunakan sepatu tumit tinggi yang memiliki strap pada mata kaki, agar lebih aman," ujat Chintya.

Tak hanya jatuh sekali, Chintya berkata bahwa dirinya mengalami insiden hingga tiga kali. Untuk mengantisipasi kejadian berikutnya, ia berlatih untuk mengenakan sepatu tumit tinggi di atas lantai keramik yang licin.

"Ada yang pernah bilang kalau pakai sepatu tumit tinggi pasti jatuh, dan kalau sudah jatuh pasti seterusnya akan bisa. Hal tersebut benar adanya," ucap Chintya yang dijumpai di acara jumpa pers Festival Royal Heritage dari Mustika Ratu di Mal Kota Kasablanka (10/9/2015).

Gadis asal Pontianak ini juga berkata bahwa dirinya seringkali melakukan pemijatan dan menyempratkan foot spray ke kaki akibat kelelahan mengenakan sepatu tumit tinggi.

"Beauty is pain. No pain no gain," tambah Chintya yang saat ini sedang bersiap untuk ajang Miss International.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved