Breaking News:

Usai Salat Jumat, Soleh Ditodong Pistol Oknum Pensiunan TNI

Bulan pertama saya bayar Rp 2 juta. Setelah itu dibayar lagi Rp 2 juta. Kemudian saya bayar lagi Rp 1 juta dan Rp 3 juta.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Wan M Soleh (70), warga Jalan Kemas Rindo Lorong KI A Madani RT 051/09, Kecamatan Kertapati, Palembang melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jumat (11/9/2015), karena ditodong pistol oknum pensiunan TNI. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Merasa keselamatannya terancam setelah ditodong sepucuk senjata api jenis FN oleh kenalannya yang diketahui merupakan pensiunan TNI, Wan M Soleh (70), warga Jalan Kemas Rindo Lorong KI A Madani RT 051/09, Kecamatan Kertapati, Palembang ini membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Kepada petugas, kejadian yang mengancam jiwanya ini terjadi Jumat (11/9/2015) sekitar pukul 13.15, saat dia usai melaksanakan salat di Masjid Siti Fatimah yang tak jauh dari kediamannya.

Menurutnya, kejadian itu dipicu karena masalah utang piutang.

"Awal tahun lalu kami sepakat untuk bekerja sama bisnis kayu. Lalu Dar (62) meminjamkan modal kepada saya sebesar Rp 10 juta untuk membesarkan bisnis itu," ungkapnya saat melapor.

Setelah bisnis tersebut berjalan, korban pun lalu mengembalikan modal yang diberikan pelaku dengan cara mencicilnya setiap bulan dengan total mencapai Rp 8 juta.

"Bulan pertama saya bayar Rp 2 juta. Setelah itu dibayar lagi Rp 2 juta. Kemudian saya bayar lagi Rp 1 juta dan Rp 3 juta. Jadi sisanya tinggal Rp 2 juta lagi. Tapi pelaku ini mengatakan jika utang saya itu masih Rp 7 juta lagi beserta bunganya," bebernya.

Soleh mengatakan, kejadian pengancaman yang dilakukan pelaku (Darma) ini bukan kali pertamanya.

Sebelumnya, kejadian yang serupa yang dilakukan pelaku pernah dialaminya di tampat yang sama.

"Pengancaman ini sudah dua kali. Awalnya dia juga mengancam saya dengan senjata api. Dan kali ini lagi-lagi dia kembali mengancam saya. Kejadian ini usai sholat Jum'at tadi," katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi melalui KA SPKT, Ipda Kamaruddin mengatakan pihaknya sudah menyerahkan laporan korban ke Unit Reskrim.

"Korban sudah melapor dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh Satreskrim," ungkapnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved