Sepanjang Jalan Desa Berdiri Taman Bunga Mini
Penampilan Desa Sungaipinang Kecamatan Muaralakitan Kabupaten Musirawas belakangan ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS --- Penampilan Desa Sungaipinang Kecamatan Muaralakitan Kabupaten Musirawas belakangan ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Kini disepanjang jalan desa tersebut sudah berdiri taman-taman kecil di depan rumah-rumah warga.
Sebagian taman-taman itu ada yang sudah ditumbuhi oleh aneka tanaman bebungaan, ada pula yang masih kosong, karena baru selesai dibangun.
Kehadiran taman-taman mungil itu, kian memercantik wajah desa. Selain menambah keelokan, wajah desa juga terlihat lebih segar dengan kehadiran taman yang juga berfungsi sebagai pagar rumah warga tersebut.
Kepala Desa Sungaipinang Kecamatan Muaralakitan, Firdaus Cik Olah mengatakan, filosofi dari pembuatan taman desa ini, selain dari sisi estetika, juga untuk menumbuhkan mental dan karakter masyarakat agar peduli terhadap lingkungan.
"Alhamdulillah, saat ini disepanjang jalan di pinggir rumah-rumah warga, taman-taman bunga sudah selesai dibangun. Untuk saat ini, baru dipasang diseluruh rumah yang terletak dipinggir jalan besar dulu
Tapi insyaallah kedepan, akan dibangun diseluruh depan rumah masyarakat," ungkap Firdaus Cik Olah, kepada Sripoku.com, Kamis (3/9/2015).
Dikatakan, pembangunan taman desa ini sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Mei 2014. Namun, karena keterbatasan yang ada maka, baru bisa diselesaikan pada tahun 2015 saat ini.
Sebab pembangunannya tidak menggunakan dana desa dan juga bukan dari swadaya masyarakat, namun dibangun dari dana bantuan pihak lainnya.
"Insyaallah, pembangunan taman ini akan kita teruskan, kita nyari sumber dana dulu. Sebab, pembangunan taman ini bisa dikatakan bantuan dana dari pihak ketiga.
Untuk yang sudah selesai ini, dananya sekitar sekitar Rp 25 juta," ujar Firdaus Cik Olah yang juga merupakan Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sumsel.
Menurutnya, ide membangun taman ini muncul dari pemikiran sendiri. Diceritakan, awalnya selama ini, dia memberikan bantuan papan sawmill untuk membangun pagar di seluruh rumah warga.
Namun, daya tahan papan tersebut sangat terbatas, hanya dalam waktu sekitar satu tahun, sudah mulai rusak lagi.
Sedangkan bahan baku yang diperlukan untuk membuat pagar dari papan tersebut juga tidak sedikit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/taman_20150903_230255.jpg)