Pria Punya Alis Tebal Lebih Wibawa
Para pria ini mayoritas menginginkan alis yang lebih tebal untuk menunjukan wibawa kepada orang lain, terutama kepada bawahan.
Penulis: Refli Permana | Editor: Tarso
Sulam alis kini nyaris sudah menjadi konsumsi masyarakat umum, yang sebelumnya hanya dilakukan oleh selebritis-selebritis negeri ini. Sejumlah masyarakat Palembang juga sudah mengikuti trend ini, baik itu pria maupun wanita.
Kalangan yang datang juga beraneka ragam mulai dari pelajar hingga orang tua.
Bryan, Kepala Cabang Ali Tato Sulam di Palembang, mengaku sudah beberapa kali kedatangan konsumen dari kalangan pria.
Para pria ini mayoritas menginginkan alis yang lebih tebal untuk menunjukan wibawa kepada orang lain, terutama kepada bawahan.
"Mereka yang datang kebanyakan pimpinan hingga kepala suatu instansi. Mereka kecewa dengan alis mereka yang tipis sehingga sulit menunjukan wibawa kepada bawahan," kata Brian, yang dijumpai di tempat kerjanya Lantai Dua Palembang Trade Center Kamis (20/8/2015).
Begitu datang ke Ali Tato Sulam, Brian mengatakan, para pria ini menginginkan alis yang lebih tebal.
Begitu melihat hasilnya, mereka pun mengaku puas dan lebih terlihat memiliki wibawa dengan alis tebal yang baru saja dimiliki.
Dengan demikian, kepercayaan diri pun meningkat sehingga lebih enak dalam menjalankan pekerjaan.
Namun, untuk kawasan Palembang, Bryan mengatakan masih sangat sedikit pria yang tergolong public figure memanfaatkan sulam alis untuk menambah wibawa.
Padahal, di lokasi lain, pria yan datang dari pejabat, Polri, dan lainnya sudah beberapa kali memanfaatkan sulam alis untuk menambah kewibaaan.
Dilanjutkan Bryan, alis mata memang menjadi salah satu faktor penunjang dalam penampilan. Karakter alis mata bisa menunjang tatapan mata seseorang dikarenakan alis mata menentukan lekuk dan gerak mata.
Untuk alis yang tipis, sorot mata seakan tidak memiliki ketajaman sehingga mengurangi wibawa seseorang.
"Selain alasan ingin lebih berwibawa, pria yang datang juga menginginkan penampilan yang lebih tampan. Sebab itulah mereka datang untuk meminta diubah bentuk alisnya," kata kakak ipar dari pemilik Ali Sulam Tatoo di Jakarta ini.
Untuk proses sulam alis pada pria, Bryan mengatakan, seluruhnya sama dengan proses yang dijalani pada wanita. Konsumen mulanya diolesi krim anti sakit di bagian alis. 20 menit kemudian, alis konsumen mulai dibentuk dan disulam dengan menggunakan pensil elektrik.
Dikarenakan sudah diberi krim anti sakit, rasa sakit saat proses penyulaman berlangsung hanya terasa seperti digigit semut.
Proses penyulaman alis, lanjut Bryan, rata-rata memakan waktu satu jam, dimana 30 menit untuk satu sisi alis mata. Setelah proses penyulaman selesai, konsumen sudah bisa langsung pulang dan melihat perubahan dari alis mata yang dimiliki.
"Untuk memperoleh hasil maksimal, alis yang baru saja disulam tidak boleh basah dan digaruk. Larangan ini diberlakukan untuk 10 hari sejak proses penyulaman selesai. Selebihnya, sudah boleh digaruk atau kena air," kata Bryan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sulam-alis_20150820_222111.jpg)