Mahasiswi Bidik Misi Unsri Menghilang
Pikirkan Anaknya, Nurhasanah Drop
Mahasiswi Bidik Misi Unsri dikabarkan menghilang setelah berpamitan pergi ke Ponpes Anshorullah Ciamis,Jabar.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ibu mana yang tak khawatir tentang keberadaan anaknya yang hingga saat ini tidak memberi kabar.
Pasca hilang kontak sejak 15 Agustus lalu, Desti Anggraini, mahasiswi Bidik Misi Unsri dikabarkan menghilang setelah sebelumnya berpamitan pergi ke Ponpes Anshorullah Ciamis, Jabar dua pekan lalu.
Ibu Desti, Nurhasanah yang saat dihubungi via telepon mengatakan dirinya dan pihak keluarga sudah berupaya melapor ke Polda terkait hilangnya Desti.
"Siang tadi (Rabu-red) kami sudah ke Polda ingin melapor. Namun karena menunggunya lama, jadi saya memutuskan pulang dulu karena tidak enak badan," ujarnya dengan suara lemah.
Kendati kondisi kesehatan Nurhasanah sedang drop, namun ia akan akan terus mencari keberadaan putri sulungnya dengan dibantu keluarga.
Rencananya, pihaknya akan mendatangi kembali Polda malam ini atau kalau tidak bisa besok, Kamis (20/8).
"Saya tidak akan berhenti mencarinya, dan juga mohon kepada kepolisian untuk membantu mencari dan menjemput anak saya tersebut," harapnya.
Sementara itu, Nurhasanah dan keluarga sempat datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel, Rabu (19/8).
Namun petugas SPKT Polda Sumsel AKP Samsurizal mengatakan, beberapa orang anggota keluarga Desty, memang sempat datang ke Mapolda Sumsel untuk melapor.
Kedatangan mereka langsung diterima dan ditanya perihal kasus apa yang hendak dilaporkan.
"Memang tadi siang ada keluarga yang katanya anaknya hilang dan diduga masuk ISIS itu datang ke sini," ujar Samsu.
Ia menambahkan, pada saat bersamaan masih ada beberapa warga yang juga melapor, polisi meminta keluarga Desty menunggu di kursi yang disediakan. Namun, ketika dipanggil untuk menghadap, keluarga Desty sudah pergi tanpa memberi alasan.
"Mungkin cari makan atau pulang, tapi sampai sekarang tak muncul lagi," jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova saat dihubungi sejumlah wartawan Polda Sumsel melalui telepon seluler (ponsel) menjelaskan, hingga saat ini pihak keluarga Desty belum melapor ke SPKT Polda Sumsel.
"Belum ada laporan terkait ISIS tersebut hingga hari ini (Rabu-red)," singkat Djarod. (cr9/cr11)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/nurhasanah-saat-menunjukkan-foto-desti_20150818_145118.jpg)