Breaking News:

Mahasiswa Akper Sekayu Ditodong Dalam Buskota

Razia dan partroli kepolisian belum menyiutkan nyali para pelaku kejahatan seperti todong dan copet di dalam buskota.

Editor: Tarso
Mahasiswa Akper Sekayu Ditodong Dalam Buskota
ISTIMEWA
Ilustrasi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Razia  dan partroli kepolidian belum menyiutkan nyali para pelaku kejahatan seperti todong dan copet di dalam buskota.

Malah sebaliknya, para pelaku kejahatan di dalam buskota seakan-akan kini pun tambah semakin jadi dan tidak lagi merasa takut dengan razia-razia yang telah berulang kali dilakukan pihak kepolisian.

Contohnya seperti  yang dialami Abdur Panji (20) dan temannya, Jefri (19), dua mahasiswa akademi perawat (Akper) di Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini.

Mereka menjadi korban penodangan yang dilakukan empat orang tidak dikenal di dalam buskota kawasan terminal Km 12 Alang-alang Lebar Palembang, Senin (03/8) sekitar pukul 14.00.

Akibat dari kejadian tersebut, kedua korban yang merupakan warga Jirak Rt 19 Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Muba ini pun kehilangan handphone Samsung Galaxy S4 dan Nokia Asha. Serta dompet berisikan uang Rp 500 ribu.

Menurut keterangan Panji saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsekta Sukarami Palembang, saat itu ia dan rekannya, Jefri hendak pulang ke Sekayu usai berlibur di Palembang.

Namun saat di dalam buskota jurusan Plaju-Km 12 tepatnya di kawasan Terminal Alang-alang Lebar Palembang, ia dan temannya, Jefri dihadang empat orang laki-laki tidak dikenal.

"Kami hendak turun dari buskota itu dan nyambung ke mobil tujuan Sekayu, tapi tiba-tiba orang empat itu mendekati dan terus menodong kami pakai pisau," jelasnya.

Bahkan saat itu, dikatakan Panji, salah seorang dari empat pelaku tersebut juga ada yang menarik rambutnya sebelum akhirnya kawanan pelaku tersebut meminta handphone dan uang miliknya termasuk juga milik temannya, Jefri.

"Karena takut, kami pun merelakan barang berharga kami tersebut diambil para pelaku," terangnya.

Masih dikatakan Panji, saat itu ia dan temannya, Jefri tersebut baru saja usai berliburan di Palembang dan setelah selesai, ia pun hendak pulang.

"Kami sungguh tidak menyangka akan jadi korban penodongan dan padahal biasanya tidak serta aman-aman saja," ungkapnya.

Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Nurhadiansyah didampingi Kanit Reskrim, Iptu Heri mengatakan, bahwa laporan Curas yang dialami Panji dan Jefri sudah diterima.

"Kita akan segera proses dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku," jelasnya.

Tags
ditodong
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved