Kemarau, Air Baku Pagaralam Tetap Aman
Musim kemarau mulai membuat debit air sungai yang ada di Kota Pagaralam berkurang.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PAGARALAM -– Musim kemarau mulai membuat debit air sungai yang ada di Kota Pagaralam berkurang. Namun kondisi tersebut memasuki musim kemarau, ternyata belum mempengaruhi pasokan air baku untuk dialirkan ke pipa pelanggan.
"Saat ini, pasokan air baku di sejumlah intake masih aman. Kapasitas pengolahan di sejumlah intake yang ada masih sesuai, meskipun akhir-akhir ini debit sungai yang menjadi sumber air sudah mengalami penurunan," ujar Kepala UPTD PAM Haryanto kepada Sripoku.com.
Disebutkannya, ada empat intake yang saat ini beroperasi normal. Diantaranya, Simpang Petani yang menjadi lokasi pasokan air baku yang menggunakan mesin. Sedangkan intake lainnya masih menggunakan gravitasi yaitu, di Antan Delapan, Kelurahan Dempo Makmur, Tegur Wangi Kelurahan Pagar Wangi, dan Bumi Agung, Kelurahan Bumi Agung.
"Namun, kapasitas instalasi pengolahan masih normal, sekitar 52,5 liter perdetik. Terkecuali di Gunung sekitar 20,5 liter per detik," jelasnya.