Road to Asian Games 2018
"Sumsel Harus Tetap 'Cool', tidak Perlu Ngotot"
Bahkan, kebagian satu cabor pun tak mengapa. Tapi, kita tetap fokus membangun, nanti mereka (OCA) akan lihat jika Sumsel lebih layak
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebagai provinsi yang begitu pengalaman menggelar event pertandingan skala internasional, Sumatera Selatan (Sumsel) dalam Asian Games 2018 mendatang hanya kebagian 11 cabang olahraga (cabor), dari 37 cabor dalam Asian Games, sedangkan Jakarta jauh lebih banyak yakni 29 cabor.
Namun, menyikapi pembagian yang dinilai tidak adil bagi Sumsel tersebut, Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran KONI Sumsel, Nirmala Dewi mengatakan, Sumsel harus tetap santai, fokus pembangunan, dan pada waktunya OCA akan melihat hasilnya jika Sumsel memang layak.
"Sumsel harus tetap 'cool', tidak perlu ngotot. Bahkan, kebagian satu cabor pun tak mengapa. Tapi, kita tetap fokus membangun, nanti mereka (OCA) akan lihat jika Sumsel lebih layak," ucapnya, Sabtu (11/7/2015).
Dikatakan Nirmala Dewi, pembagian cabor Asian Games saat ini tidak perlu diperdebatkan.
Misalkan, akhirnya setelah Sumsel telah membangun semua sudah baik dan layak, dan Sumsel memang hanya kebagian 11 cabor, kita juga harus menerima dan menjadi tuan rumah yang baik.
"Sebenarnya ini belum keputusan final. OCA dan KOI masih perlu persetujuan Pemerintah dalam hal ini Presiden. Makanya itu, nanti dalam kunjungan-kunjungan OCA selanjutnya kita harus ada progres pembangunan," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/nirmala-dewi_20150614_202049.jpg)