Ini Rute Penerbangan Garuda Indonesia yang tak Dioperasikan

Dengan situasi tersebut, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan pembebasan biaya cancellation fee, rebooking/reroute fee, refund fee, ADM fee,

Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia untuk sementara tidak mengoperasikan penerbangan dari dan ke 4 Bandara karena dampak erupsi Gunung Raung di Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (10/9/2015).

Menurut Pelaksana Harian Vice President Communications Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan, keempat bandara tersebut yaitu Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bandara Belimbingsari Banyuwangi, Bandara Notohadinegoro Jember dan Bandara Lombok.

Akibatnya, 20 rute penerbangan Garuda tak beroperasi hari ini. "Dengan situasi tersebut, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan pembebasan biaya cancellation fee, rebooking/reroute fee, refund fee, ADM fee, dan fee perubahan tiket lainnya bagi para penumpang yang telah memiliki jadwal penerbangan dari dan ke-4 (empat) kota tersebut," ujar Ikhsan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Lebih lanjut dia menyebutkan 20 rute yang terkena imbas erupsi Gunung Raung tersebut meliputi Denpasar -Jakarta (pulang-pergi/PP), Denpasar - Surabaya PP, Denpasar – Yogyakarta PP, Denpasar – Timika PP, Denpasar – Labuan Bajo PP, Denpasar – Kupang PP, Denpasar – Makassar PP, Denpasar – Dili (codeshare) PP, Denpasar – Banyuwangi PP, Denpasar – Melbourne PP, Denpasar – Sydney PP, Denpasar – Perth PP, Denpasar – Narita (Tokyo) PP, Denpasar – Kansai (Osaka) PP, Denpasar – Seoul PP, Banyuwangi – Surabaya PP, Jember – Surabaya PP, Lombok – Sumbawa PP, Lombok – Jakarta PP, dan Lombok – Denpasar PP.

Menurut Ikhsan, Garuda Indonesia akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Raung serta kesiapan masing-masing Bandara untuk kembali melaksanakan operasional penerbangan.

Penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju ke-4 (empat) bandara tersebut akan dilayani setelah bandara-bandara tersebut dinyatakan dibuka kembali oleh otoritas yang berwenang.

"Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna jasa dikarenakan oleh situasi force majeur”dan di luar kendali Garuda Indonesia tersebut," kata dia.

Garuda mengimbau para penumpang dengan tujuan Bandara-Bandara yang ditutup tersebut, agar langsung melakukan perubahan reservasi tiket melalui Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved