Diganderungi, Jilbab Najwa Bawa Berkah Pedagang Pasar 16 Ilir Palembang
Ramainya pembeli yang mengincar jilbab najwa untuk pelengkap busana muslim lebaran nanti, membuat pedagang mendapatkan omset hingga dua kali lipat
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah di pasaran tenar dengan jilbab Jodha Akbar yang identik dengan blink-blinknya, kini hadir kembali tren jilbab Najwa yang banyak diserbu kaum hawa agar bisa tampil cantik saat lebaran nanti.
Pantauan Sripoku.com di toko hijab di kawasan 16 Ilir Palembang, Jumat (10/7/2015), sejumlah wanita nampak sibuk memilih motif dan warna jilbab najwa yang disediakan.
Ramainya pembeli yang mengincar jilbab najwa untuk pelengkap busana muslim lebaran nanti, membuat pedagang mendapatkan omset hingga dua kali lipat dari hari biasa.
Seperti yang diceritakan Elita, salah seorang pedagang hijab yang mengatakan, ramainya pembeli ditempatnya juga berdampak pada penghasilannya.
"Kalau hari biasa paling sekitar Rp 2.000.000/hari, namun menjelang lebaran peningkatannya alhamdulillah banyak, bisa dapat Rp.4.000.000 atau lebih," jelasnya.
Ia juga menambahkan, pembeli hijab yang datang ke tempatnya rata-rata menanyakan model hijab seperti apa yang sedang digandrungi.
"karena sekarang sedang booming sinetron Najwa, makanya tren hijab pun sudah beralih ke hijab yang digunakan si artis dalam sinetron tersebut," kata Elita.
Meski tren hijab jodha akbar masih mempunyai penggemarnya sendiri, namun untuk saat ini Elita mengaku, masyarakat banyak membeli jilbab najwa.
"Saya selalu stok lumayan banyak jilbab najwanya, soalnya dalam sehari itu jilbabnya bisa laku terjual hingga dua kodi lebih," ujarnya.
Ternyata tidak hanya Elita yang mengaku mendapatkan berkah dari penjualan jilbab najwa.
Yeni misalnya, pedagang yang baru satu tahun berjualan dikawasan 16 ilir ini mengatakan, penjualan meningkat sejak sepekan yang lalu.

SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Seorang pembeli jilbab di kawasan 16 Ilir Palembang memilih motif dan warna yang ada, Jumat (10/7/2015).
"Alhamdulillah sekarang pembelinya lebih ramai, karena mungkin pas pertengahan Juni banyak yang belum dapat gaji atau THR. Tapi sejak awal juli pembelinya meningkat, kurang lebih Rp 3.000.000/perhari yang saya peroleh," ujarnya.
Selain itu, kaum hawa juga banyak mengincar jilbab najwa dengan alasan praktis untuk digunakan tanpa harus banyak menggunakan jarum pentul, seperti yang dikatakan Dina saat ditemui Sripo tengah berbelanja jilbab najwa.
"Saya sih awalnya mau beli pasmina, namun karena ada tren hijab yang lagi booming jadi saya ikut beli, lumayan buat nambahiin koleksi, lagian harganya juga murah berkisar Rp 30-45 ribu dan masih bisa ditawar, tergantung pada jenis bahan jilbabnya," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/mencoba-jilbab-najwa_20150710_141752.jpg)