SFC Update
Pemain Sriwijaya FC Ikut Tarkam Rawan Cedera
Kalaupun memang harus tarkam mereka harus bener-bener selektif memilih turnamen yang diikuti.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Merumputnya empat pemain Sriwijaya FC di Klub Horas FC dalam laga antar kampung menuai kritikan dari berbagai kalangan.
Menurut dokter tim SFC, Viktor Adrianto, ia menyesalkan akhirnya dampak dari kisruh sepakbola tersebut membuat pemain terpaksa merumput di tingkat kampung.
Padahal tarkam sangat rentan cedera bagi atlet-atlet tersebut.
Apalagi jika ditanya pemain tersebut alasannya untuk menutupi ekonomi.
"Kami juga tidak bisa berbuat banyak karena ini adalah hak prerogatif dari sang pemain. Wajar dalam kondisi sulit mereka butuh pemasukan," ujar Viktor, Kamis (2/7/2015).
Meskipun alasannya ekonomi, pemain yang ikut tarkam sangat disayangkan.
Pasalnya secara pencegahan terhadap cedera sungguh mengkhawatirkan.
"Kita tahu standar pemain profesional mesti adanya pengamanan ketat. Mulai dari di dalam maupun luar lapangan," ujarnya.
Untuk itu, walau kelas tarkam, melihat banyaknya pemain profesional yang turun, selayaknya standar lapangan harus benar-benar bagus.
Sebab bukan tidak mungkin cedera akan terjadi dengan lapangan yang tidak rata dan buruk.
"Contohnya kita lihat kasus Saktiawan Sinaga yang bermain tarkam. Dia patah tulang metatarsal kanan dan putus tendon. Nah kalau sudah begini siapa yang bertanggungjawab. Sang pemain sendri yang rugi karena masa depan pemain bisa terancam," ujar Viktor.
Ditambahkan Viktor, aturan tarkam yang tidak ketat membuat pemain rentang cedera.
Pasalnya, lawan dengan bisa sengaja mencederai pihak lawan tanpa ada sanksi tegas dari wasit. Jadi kelas pemain profesional bermain tarkam sangat disayangkan.
"Kalaupun memang harus tarkam mereka harus bener-bener selektif memilih turnamen yang diikuti. Termasuk standar pertandingan. Jangan sampai kejadian cedera parah terulang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/dokter-sfc_20150430_224811.jpg)