Tambang Emas Ambruk, 15 Orang Hilang

Pertambangan roboh akibat banjir yang disebabkan pengeboran lubang-lubang untuk mengekstrak mineral.

Editor: Soegeng Haryadi
REUTERS
Warga menggunakan karung pasir untuk mencegah makin parahnya banir di pertambangan yang ambruk. 

SRIPOKU.COM -- Para petugas penyelamat terus berusaha menjangkau setidaknya 15 penambang yang terperangkap di pertambangan emas yang dilanda banjir di barat-laut Kolombia.

Pertambangan roboh akibat banjir yang disebabkan pengeboran lubang-lubang untuk mengekstrak mineral.

Para pejabat mengatakan, sejumlah penambang terperangkap di kedalaman sekitar 17 meter.

Disebutkan, diperlukan setidaknya tiga hari untuk memompa air agar bisa mencapai orang-orang itu, namun pemilik tambang mengatakan, mereka kemungkinan sudah tewas.

Para sanak saudara mananti di lokasi ambruknya tambang emas dekat daerah El Saibo, di Riosucio, provinsi Caldas, sekitar 220 km dari ibu kota Bogota.

Leonardo Mejia, pemiliki tambang itu, mengatakan kepada para wartawan bahwa sejumlah penambang berhasil lolos ketika mereka mulai menyadari bahwa ada masalah.

Dikatakannya, ia mencemaskan 15 orang penambang yang hilang kemungkinan sudah tewas.

Kolombia merupakan produsen utama emas dunia, namun lebih dari setengah tambangnya beroperasi secara liar.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved