Tanam Benang Tawarkan Hasil Cepat dan Alami
Caranya dengan menanamkan benang khusus pada wajah tanpa memerlukan sayatan besar yang berarti.
SRIPOKU.COM - Tanam benang adalah prosedur pengencangan wajah secara non-bedah.
Caranya dengan menanamkan benang khusus pada wajah tanpa memerlukan sayatan besar yang berarti.
Dengan teknologi terkini, prosedur ini semakin praktis. Dokter kulit yang sudah terlatih bisa melakukan tanam benang hanya di ruang prakteknya dengan menggunakan anestesi lokal.
Benang yang digunakan bisa diserap tubuh dan bisa merangsang kolagen untuk mengencangkan dan mengenyalkan tekstur kulit.
Waktu pemulihannya juga hanya dua sampai tiga hari, tergantung kondisi kulit.
Menurut dr. Yuliana Tjua dari Med Spa Clinic, Jakarta, pasien-pasiennya memilih prosedur tanam benang karena hasilnya cepat dan tetap terlihat alami.
Proses pemulihannya juga lebih cepat. Selain wajah lebih kencang, pori-pori juga terlihat mengecil dan wajah menjadi lebih cerah.
Sedangkan berdasarkan pengalaman dr. Luciana Hendrawan dari Beautyme Aesthetic Clinic, Bandung, para pasiennya tertarik melakukan prosedur tanam benang karena sedang tren, tanpa tahu fungsi yang sebenarnya.
Sehingga ada yang hasilnya langsung bagus, tetapi ada beberapa pasiennya yang perlu treatment kombinasi antara tanam benang, botox, dan filler untuk hasil yang lebih sempurna.
Luciana menambahkan perlunya mengetahui perbedaan antara longgarnya jaringan kulit dan hilangnya volume wajah akibat atropi lemak kehilangan kolagen, atau karena kehilangan cairan (dehidrasi).
Penanganan ketiganya berbeda. Bila kehilangan kolagen perlu dilakukan tanam benang, bila kekurangan cairan dilakukan penyuntikan soft epidermal filler, dan bila kehilangan volume, prosedur yang disarankan adalah medium subkutaneus filler.
“Jadi untuk membuat efek kencang di wajah tidak hanya menggunakan tanam benang saja. Diperlukan analisis wajah yang tepat untuk menghasilkan hasil maksimal dalam hal mengkoreksi wajah," paparnya.
Yang penting perlu ditekankan kepada masyarakat, tanam benang ini harus dilakukan oleh dokter yang kompeten, yang mengerti anatomi wajah, persyarafan, arteri dan vena untuk menghindari efek samping. (Lala Amalia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/prosedur-tanam-benang_20150420_111530.jpg)