KBRI di Yaman Dibom, 17 WNI Dievakuasi ke Wisma Duta

Para WNI itu terdiri dari tim evakuasi dari Jakarta, home staff, local staff, migran Indonesia, dan mahasiswa Indonesia.

KBRI di Yaman Dibom, 17 WNI Dievakuasi ke Wisma Duta
AP
Asap mengepul akibat serangan udara Saudi di Sanaa, Yaman, Rabu (8/4/2015). Arab Saudi terus melakukan serangan udara terhadap posisi-posisi pemberontak Syiah Huthi. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA — Saat ledakan terjadi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sanaa, Yaman, terdapat 17 warga negara Indonesia yang berada di sekitar lokasi. Para WNI itu kemudian akan langsung dievakuasi ke Wisma Duta.

"Semua staf saat ini telah dievakuasi ke Wisma Duta di Sanaa, dan akan segera dievakuasi ke Al-Hudaidah," ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam pernyataan pers di sela-sela acara Konferensi Asia Afrika di Istana Kepresidenan, Senin (20/4/2015).

Para WNI itu terdiri dari tim evakuasi dari Jakarta, home staff, local staff, migran Indonesia, dan mahasiswa Indonesia. Di antara mereka terdapat tiga orang yang terluka ringan. "Dua adalah staf diplomatik KBRI dan satu orang WNI," ucap Retno.

Korban yang terluka sudah mendapatkan pertolongan dan akan dievakuasi bersama WNI lainnya ke Wisma Duta.

Yaman kini dilanda konflik bersenjata yang hebat setelah Arab Saudi dan negara-negara Teluk sekutunya melancarkan operasi militer untuk menahan laju pemberontak Syiah Houthi. Operasi militer yang melibatkan serangan udara itu mulai digelar pada 26 Maret lalu, hanya dua hari setelah Pemerintah Yaman memohon Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) melakukan intervensi militer ke negeri itu.

Konflik di Yaman terjadi setelah kubu pemberontak Houthi melengserkan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi. Hadi kemudian berupaya mempertahankan kekuasaannya dengan mengungsi dari ibu kota Sanaa dan mendirikan pusat pemerintahan di Kota Aden. Sepak terjang kaum Houthi telah membangkitkan dugaan Arab Saudi bahwa aksi mereka disokong oleh Pemerintah Iran, yang juga beraliran Syiah. Namun, baik kelompok Houthi maupun Iran menepis dugaan tersebut.

Tags
KBRI
Yaman
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved