Breaking News:

Emir Qatar Perintahkan Semua Bisnis Tutup Saat Salat Jumat

Harian The Peninsula menambahkan aturan tersebut akan dimuat dalam lembaran negara setelah aturan itu resmi dijalankan.

Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, DOHA -- Pemerintah Qatar mengeluarkan aturan baru yang mengharuskan sebuah toko, kafe, restoran, pusat perbelanjaan, kantor bahkan klinik kesehatan untuk menghentikan kegiatan selama ibadah shalat Jumat.

Bagi tempat-tempat usaha yang kedapatan tetap beroperasi di saat shalat Jumat maka hukuman denda sebesar 2.746 dolar AS atau sekitar Rp 35 juta akan dijatuhkan.

Menurut harian berbahasa Inggris The Peninsula, aturan baru itu itu diumumkan pada Rabu (15/4/2015), yang merupakan perintah langsung Emir Qatar Sheikh Tamim al-Thani.

Harian The Peninsula menambahkan aturan tersebut akan dimuat dalam lembaran negara setelah aturan itu resmi dijalankan.

Pada 2011, pemerntah Qatar membekukan semua izin penjualan minuman beralkohol di berbagai restoran dan kafe di wilayah The Pearl, sebuah pulau buatan manusia yang banyak dihuni para ekspatriat.

Pesta luar ruangan yang biasa digelar sepekan sekali yang diiringi dentuman musik dan minuman beralkohol juga dilarang.

Situasi ini menimbulkan perdebatan apalagi Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 yang diperkirakan bakal membuat negeri kecil itu dibanjiri ribuan orang dari seluruh dunia.

Tags
Qatar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved