Sungai Deras, Tim Evakuasi Kesulitan Temukan Bocah yang Terseret Arus
Derasnya arus sungai dan dengan kondisi air sungai yang keruh, menyulitkan tim evakuasi untuk menemukan korban.
Penulis: Setia Budi | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Tim evakuasi yang terdiri dari BPBD, Tagana, Orari dari OKU Selatan, dibantu warga setempat, kesulitan untuk mencari Dedi, bocah yang hilang di Sungai Komering, OKU Selatan.
Derasnya arus sungai dan dengan kondisi air sungai yang keruh, menyulitkan tim evakuasi untuk menemukan korban yang diduga terseret arus dan tenggelam.
Kordinator Evakuasi BPBD OKU Selatan, Tedy Ferianto, mengatakan, derasnya dan kondisi sungai yang keruh membuat tim kesulitan untuk mencari korban. Sudah sekitar 18 kilometer tim evakuasi telah menyusuri sungai tempat kejadian pertama kali korban dinyatakan hilang.
"Kita saat ini kesulitan untuk menemukan korban, kami bersama Tagana, orari dan warga terus melakukan pencarian," katanya, Minggu (29/03/2015)
Dijelaskan Tedy, pihaknya terus melakukan pencarian terhadap korban. Sejak kemarin sore pihaknya telah melakukan pencarian namun belum juga membuahkan hasil.
Korban diketahui bernama Dedi(11) dan sudah tidak bersekolah lagi. Ia berhenti sekolah saat duduk di kelas 3 SD. Bocah tersebut merupakan warga Desa Pelita Jaya, Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua.
Hingga Minggu (29/03/2015) siang, tubuhnya belum juga diketemukan. Korban diketahui hanyut terbawa arus terjadi pada Sabtu (28/03/2015) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tim-menyusuri-sungai-cari-dedi.jpg)