Melawan Petugas, Copet dalam Bus Kota Ditembak
Sumpah pak saya baru satu kali melakukan aksi copet ini, karena tidak ada pekerjaan.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ujang Arisul (32) warga Lorong Panca Usaha RT 42/12 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I, Palembang, akhirnya harus angkat tangan setelah ditangkap petugas Intelkam Polresta Palembang karena melakukan aksi copet di dalam bus kota jurusan Plaju-KM 12, Sabtu (14/3), sekitar pukul 14.00.
Bapak dua anak ini ditangkap petugas Intelkam Polresta Palembang, pimpinan Kasubnit Intelkam Aipda Apip Sancoko,
setelah melakukan aksi copetnya terhadap korban Laili Nurjanah, ketika hendak kabur berada dikawasan Pasar Cinde, Palembang.
"Pelaku ini (Ujang-red) kita tangkap saat berada di kawasan pasar Cinde. Diduga setelah melakukan aksinya, ia hendak menjual Hp hasil aksi copetnya berupa Samsung Dous di Cinde," ungkap Kasat Intelkam Kompol Budi Santoso melalui Kasubnit Intelkam Aipda Apip Sancoko, Minggu (15/2).
Ujang terpaksa dihadiahi dengan timah panas di sebelah kaki betis kanannya, karena melakukan perlawanan saat ditangkap.
"Ya kita terpaksa melumpuhkannya, karena saat ditangkap pelaku ini melawan petugas,"" katanya.
Ketika diperiksa Ujang mengaku baru satu kali melakukan aksi copet ini di dalam bus.
"Sumpah pak saya baru satu kali melakukan aksi copet ini, karena tidak ada pekerjaan. Awalnya jika berhasil hp itu akan saya jual, uangnya untuk mencukupi kebutuhan sehari-sehari. Tetapi karena hp itu bagus, saya pun berniat untuk memakainya saja," ungkap Ujang sambil merintih kesakitan karena ditembak petugas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ujang-32-tersangka-copet.jpg)