Road to Asian Games 2018

Opening-Closing Asian Games Lebih Layak di Sumsel

Sumsel sendiri, kata Nirmala sudah jauh-jauh hari bersiap diri menyambut gelaran Asian Games.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski hingga saat ini belum dibagi secara pasti mengenai siapa yang menjadi tuan rumah penyelenggara Cabang Olahraga di Asian Games Indonesia 2018 antara DKI Jakarta dan Sumsel, kini kedua daerah tersebut memasuki babak baru mengenai perebutan opening dan closing di pesta olahraga negara-negara di Asia itu.

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel, Nirmala Dewi mengaku
jika dilihat dari berbagai macam sisi Bumi Sriwijaya jauh lebih siap untuk menyelenggarakan Opening dan Closing
Asian Games 2018 nanti.

Penilaian dara cantik ini pun cukup beralasan, sebab ibukota memiliki banyak kendala seperti, kemacetan total yang tak kunjung usai, dan banjir juga kerap kali menerpa.

"Opening dan Closing harus dilakukan di luar Jakarta, karena kita tahu sendiri bagaimana keadaan di sana," kata Nirmala Dewi, Jumat (13/3/2015).

Ia menyebut, seperti kata Gubernur Sumsel Alex Noerdin beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Asian Games merupakan berkah, tetapi bisa menjadi musibah bagi bangsa Indonesia.

Karena, jika pada pelaksaannya di lapangan terdapat hal kurang memuaskan, dapat mencoreng harkat dan martabat tanah air di mata dunia karena gagal menjadi tuan rumah pada ajang empat tahunan itu.

"Jadi saya rasa sudah sepantasnya digelar di Sumsel, tidak hanya Opening-Closing bahkan untuk venue olahraga bisa dibandingkan kita dengan Jakarta. Kalau tidak percaya boleh diadu kesiapan kita dengan mereka," ungkap Nirmala.

Sumsel sendiri, kata Nirmala sudah jauh-jauh hari bersiap diri menyambut gelaran Asian Games. Dari segi infrastruktur Sumsel telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti, Jalan Tol Palembang-Indralaya, Jembatan Musi IV, Monorel dan juga jembatan layang dan lain sebagainya.

"Asian Games akan memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat, seperti UKM, dan Kuliner akan menjadi lebih hidup. Kita bukan hanya siap tetap menunggu," tuturnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved