Wanita Ini Pernah 36 Kali Dinyatakan Meninggal

Pada momentum- momentum tertentu, yang tidak pula dapat terprediksi, pompa berhenti dan tidak dapat mengalirkan darah ke otak.

Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Sara Brautigam 

SRIPOKU.COM -- Seperti apa rasanya "mati"? Mungkin hal ini bisa ditanyakan kepada Sara Brautigam. Jantung perempuan 21 tahun berkebangsaan Inggris ini pernah berhenti berdetak sebanyak 36 kali.

Secara medis, ia telah dinyatakan "meninggal dunia". Namun selalu pula, setelah kurang lebih beberapa menit berhenti, jantungnya bisa berdenyut kembali.

Dan ia telah mengalami hal ini sejak empat tahun lalu. Keanehan ini dikarenakan Sara menderita penyakit Postural orthostatic Tachycardia Syndrome (PoTS).

Penyakit ini membuat pompa jantungnya tidak berfungsi normal. Pada momentum- momentum tertentu, yang tidak pula dapat terprediksi, pompa berhenti dan tidak dapat mengalirkan darah ke otak.

Saat pertama kali mendapatkan serangan jantung dan membuatnya "meninggal", seluruh keluarganya hampir-hampir bersiap untuk kematian tersebut.

Beberapa di antara mereka berupaya melakukan CPR (bantuan pernafasan) namun tidak berhasil, sampai kemudian ia hidup kembali.

"Kemudian kami tahu bahwa CPR adalah hal yang sia-sia. Dalam kondisi pompa tidak berfungsi, pasokan udara tambahan tetap tak akan banyak membantu," kata Sara dalam wawancara dengan Metro di Doncaster, Jumat (06/03/2015) waktu setempat.

Kondisi Sara semakin parah karena ia juga menderita penyakit lain, yakni Hypermobility Syndrome atau gangguan akut pada persendian.

Penyakit ini membuat ia sangat rentan terhadap benturan. Satu benturan kecil dapat membuat persendiannya bergeser.

Satu tahun lalu Sara Brautigam telah menjalani operasi jantung dan sampai sejauh ini, dia belum merasakan gangguan.

"Operasi ini memberikan harapan baru bagi kehidupanku. Tapi saya punya pengalaman yang luar biasa. Jika Anda bertanya seperti apa rasanya mati, saya tidak bisa memaparkannya. Itu hal yang sangat sulit, mungkin mustahil, untuk diungkapkan dengan kata-kata," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved