BNN Sumsel Dialog dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Pada Kelompok Marginal

Acara ini berlangsung di Kantor BNN Provinsi Sumsel di Komplek OPI Jakabaring Palembang, Kamis (5/3).

Editor: Sudarwan
BNN Sumsel Dialog dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Pada Kelompok Marginal - bnn01.JPG
FOTO-FOTO: SRIPOKU.COM/MUHAMMAD MATURIDI
Para anak-anak dari PSRAN (Panti Sosial Rehabilitasi Anak Nusantara) dan PSBAR (Panti Sosial Bina Anak Remaja) saat mendengarkan arahan dari BNN Prov. Sumsel tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, Kamis (5/3).
BNN Sumsel Dialog dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Pada Kelompok Marginal - bnn11.JPG

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Kepada anak Jalanan. Sosialisasi ini bertema Dialog Interaktif Informasi Penerangan P4GN Bagi Kelompok Marginal Dan Anak Jalanan. BNN mengundang PSRAN (Panti Sosial Rehabilitasi Anak Nusantara) dan PSBAR (Panti Sosial Bina Anak Remaja).

Acara ini berlangsung di Kantor BNN Provinsi Sumsel di Komplek OPI Jakabaring Palembang, Kamis (5/3).

Penyebaran permasalahan penyalahgunaan narkoba kini semakin tidak mengenal strata pendidikan, strata sosial, tempat maupun komunitas, mengakibatkan kematian jutaan jiwa, menghancurkan kehidupan keluarga dan mengancam keamanan, stabilitas dan ketahanan Nasional.

"Tujuan dari Dialog ini adalah untuk mengetahui fenomena penyalahgunaan narkoba bagi kelompok Marginal dan Anak Jalanan, dan juga BNN bertujuan untuk memberikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, karena mereka sebagai anak-anak muda adalah sasaran utama dan kelompok yang menjadi santapan empuk bagi para pengedar narkoba, karena mereka sangat mudah untuk di pengaruhi. Untuk itulah BNN akan membekali mereka dengan pengetahuan, agar mereka dapat membentengi diri mereka dari penggunaan narkoba," ungkap Kepala BNN Prov. Sumsel melalui Kabid Pencegahan BNN Prov. Sumsel Kusmaneti, SE.

BNN Provinsi Sumsel mengundang Narasumber Herlina, S.Psi Psi untuk mengarahkan anak-anak jalanan ini supaya dalam bergaul mereka dapat memilih pergaulan yang baik walaupun dengan keterbatasan ekonomi yang sedang mereka hadapi.

Dalam hasil penelitian BNN Provinsi Sumsel bahwa Sumatera Selatan sekarang ini berada di Rangking 26 di Indonesia dalam penyalahgunaan narkoba. Jumlah pengguna Narkoba di Sumsel sudah mencapai 98.329 orang.

Untuk itu BNN mengajak semua masyarakat ikut bersama-sama memberantas narkoba, karena narkoba akan dapat merusak masa depan bangsa di masa yang akan datang bila mana tidak ditanggulangi dari sekarang. (Muhammad Maturidi)

Sumber: Sriwijaya Post
Tags
narkoba
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved