Hindari Stres Jika Ingin Punya Kulit Cantik dan Sehat
Para ahli kecantikan kulit wajah juga membenarkan bahwa ketika dilanda stres, tubuh kita akan mengalami reaksi kimiawi yang berdampak buruk
SRIPOKU.COM - Anda mungkin sudah sering mendengar peringatan ini, sebaiknya hindari stres demi punya kulit wajah cantik dan sehat. Stres tidak hanya buruk untuk kesehatan tubuh, melainkan juga kesempurnaan penampilan kulit. Parahnya, stres pun tak cuma memicu jerawat saja tapi juga memicu berbagai masalah kulit wajah lain seperti kondisi minyak berlebih, kekeringan, ataupun wajah nampak kusam dan pecah-pecah.
Para ahli kecantikan kulit wajah juga membenarkan bahwa ketika dilanda stres, tubuh kita akan mengalami reaksi kimiawi yang berdampak buruk pada lonjakan hormon yang berhubungan dengan kulit. Singkatnya, stres membuat kulit lebih sensitif dan reaktif.
Ketika mengalami stres, seperti yang kita tahu, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang meningkatkan produksi minyak berlebih yang rentan terhadap jerawat dan lainnya.
Hormon kortisol adalah steroid yang mampu menonaktifkan sistem imun sehingga membuat Anda mudah terserah penyakit flu, batuk, atau alergi.
Mengerikannya, sejumlah studi sudah menunjukkan bahwastres memicu risiko kanker kulit . Hidup dalam keadaan stres meningkatkan peluang seseorang mengidap kanker kulit beberapa tahun ke depan. Selain itu, kondisi stres yang terkena paparan radiasi sinar UV akan semakin menambah peningkatan risiko kanker kulit pada seseorang.
Terdapat sejumlah tips untuk mengurangi kadar stres, contohnya jangan abaikan kondisi kulit walaupun Anda sedang merasa stres. Tetap lakukan ritual perawatan kulit terutama aplikasi tabir surya. Lalu, disarankan meluangkan waktu meskipun hanya 10 menit saja untuk merelaksasi pikiran dan tubuh, dengan cara berendam, mandi, membaca buku, spa massage, dan lainnya.
Tidur yang cukup, yakni selama 7-8 jam sehari juga sangat baik mengurangi kadar stres pemicu kerusakan kulit. Olahraga atau melakukan yoga sangat disarankan untuk mengeluarkan toksin atau racun dari tubuh. (Ridho Nugroho)