Ini PLTU yang akan Dibangun Pemerintah di Sumsel
Energi listrik yang dihasilkan hingga 6.000 MW dapat memenuhi kebutuhan energi daerah.
Penulis: Deryardli | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) melalui PT PLN akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sumsel. PLTU dengan total kapasitas 6.000 MegaWatt (MW) itu dikerjakan hingga tahun 2019 mendatang.
Manager Unit Pembangunan Kelistrikan Jaringan Sumatera (UPK-JS) Unit Induk Pembangunan III PT PLN, Teddy Finzar mengatakan, setidaknya 10 unit PLTU bakal dikerjakan Independent Power Producer (IPP). Mengingat Sumsel sebagai pemilik 44 persen stok batubara nasional.
"Energi listrik yang dihasilkan hingga 6.000 MW dapat memenuhi kebutuhan energi daerah. Sumsel pun nanti bisa memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Sumatera dan Jawa," kata Teddy usai menemui Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di ruang kerjanya Jalan Kapten A Rivai, Jumat (13/2/2015).
Berikut Proyek 10 PLTU yang akan dibangun di Sumsel itu.
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 1 = 600 MW
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 5 = 2x150 MW
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 6 = 600 MW
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 7 = 2x150 MW
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 8, 9 dan 10 = 3.000 MW
- PLTU Banjar Sari = 2x110 MW*
- PLTU Sungai Belimbing = 2x110 MW*
- PLTU Keban Agung = 2x120 MW*
Jadwal Operasi Komersil/ Commercial Operation Date (COD)
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 1 = Tahun 2017
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 5 = November 2015.
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 6 = Tahun 2018
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 7 = September 2015
- PLTU Mulut Tambang Sumsel 8, 9 dan 10 = Tahun 2018
* Sedang berjalan
(Sumber: UPK-JS Unit Induk Pembangunan III PT PLN)