Kompleks Perumahan di Palembang Wajib Miliki Kolam Retensi

Pemetaan kawasan rawan banjir kita luaskan dibanding tahun lalu. Tahun lalu hanya di jalan, tetapi tahun ini kita petakan juga kompleks perumahan

Tayang:
Penulis: Damayanti Pratiwi | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setiap tahunnya di musim hujan kota Palembang terus dikepung genangan banjir, khususnya di sejumlah titik rawan banjir.

Bahkan, tahun ini Dinas PUBM dan PSDA Palembang mencatat peningkatan jumlah titik rawan banjir di kota Palembang dibanding tahun 2014 lalu.

Kabid Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas PUBM dan PSDA Palembang Ahmad Bastari Yusak mengatakan, tahun ini pihaknya mencatat ada 53 titik rawan banjir di Palembang.

Padahal, tahun lalu pihaknya hanya mencatat 39 titik rawan banjir di Palembang yang ternyata berdampak pada kemacetan jalan yang cukup padat dilalui kendaraan.

"Pemetaan kawasan rawan banjir kita luaskan dibanding tahun lalu. Tahun lalu hanya di jalan, tetapi tahun ini kita petakan juga kompleks perumahan yang selalu banjir di musim hujan, dan jumlahnya ternyata cukup banyak," ungkapnya, Kamis (12/2/2015).

Ia menyebutkan beberapa kompleks perumahan yang selalu mengalami banjir di musim hujan yang ternyata tergolong perumahan menengah ke atas.

Diantaranya, kompleks perumahan PHDM arah pabrik Pusri, Poligon dan Bukit Baru di Bukit Besar, serta Citra Damai dan Villa Damai 2 di Kenten.

Penyebab banjir di perumahan ini, dijelaskan Bastari karena kemungkinan salahnya proses penimbunan ketika pertama kali developer (pengembang) membangun perumahan.

Selain itu, developer pun rupanya lupa untuk menyisakan 30 persen lahan yang ada untuk dibuatkan kolam retensi yang sebenarnya diwajibkan untuk ada di kompleks perumahan.

"Kolam retensi ini jelas untuk mencegah banjir karena adanya proses penimbunan. 30 persen seharusnya jangan ditimbun, apalagi jika ternyata ada kawasan rawa konservasi yang digunakan untuk pembangunan perumahan ini," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved