Mengaku akan Dibunuh, Tukang Tambal Ban Ini Bawa Pisau

Saya bukan mau berbuat kejahatan, pisau ini saya bawa hanya untuk berjaga-jaga karena saya ini ada musuh.

Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hermanuddin (31) warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Srinanti Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang diamankan Unit Pidana Umum Polresta Palembang karena didapati membawa sebilah pisau saat hendak pergi bekerja.

Ia diamankan saat razia dadakan di dalam bus kota jurusan Kertapati-Km 12 di kawasan RM Pagi Sore Kelurahan 8 Ulu, Sabtu (31/1/2015), sekitar pukul 12.00. Pisau itu disimpannya di dalam tas.

Kepada petugas Hermanuddin mengaku membawa sebilah pisau tersebut untuk berjaga-jaga dari ancaman salah satu musuh di tempatnya bekerja.

Hermanuddin yang berprofesi sebagai tukang tambal ban di terminal Km 12 ini mengaku sedang dalam posisi terancam dan sempat terjadi adu mulut dengan warga di kawasan Km 12 tersebut.

"Saya bukan mau berbuat kejahatan, pisau ini saya bawa hanya untuk berjaga-jaga karena saya ini ada musuh. Beberapa waktu itu saya sedang menambal ban, setelah selesai ternyata bannya bocor lagi karena masih ada paku di dalam ban. Jadi saya dimarahi dan sempat adu mulut serta saya diancam akan dibunuh oleh orang-orang daerah Km 12. Sejak itu saya bawa sajam untuk berjaga-jaga diri," akunya.

Kepala Unit Pidana Umum Reserse Kriminal Polresta Palembang, Iptu Robert Sihombing membenarkan telah mengamankan tersangka.

Sumber: Sriwijaya Post
Tags
ban
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved