7 Cara Mengamankan Transaksi Mobile Banking (2)

Dengan makin banyaknya kemudahan yang ditawarkan internet, membuat beberapa pihak perbankan ikut memanfaatkan layanan transaksi dan sejenisnya secara

Tayang:
Editor: Bedjo

7 Cara Mengamankan Transaksi Mobile Banking (2)

Dengan makin banyaknya kemudahan yang ditawarkan internet, membuat beberapa pihak perbankan ikut memanfaatkan layanan transaksi dan sejenisnya secara online.

Dengan makin maraknya aplikasi mobile banking, begitu pula dengan ancaman yang mengintainya. Para penjahat cyber memanfaatkan celah serta kelemahan dari pengguna yang lengah maupun tidak peduli akan keamanan.

Ada 4 hal lagi dari 7 yang mesti dilakukan guna menghindari kejahatan cyber yang mungkin terjadi dan mengancam bagi kamu yang suka melakukan transaksi melalui mobile banking.

Baca juga: 7 Cara Mengamankan Transaksi Mobile Banking (1)

4. Jangan gunakan password yang mudah.
Salah satu kunci keberhasilan penjahat cyber dalam membajak akun adalah password yang sangat mudah ditebak. Jika kamu benar-benar peduli akan keselamatan data serta uang, gunakan password yang memiliki tingkat kesulitan tertentu dan sukar ditebak. Penggunaan kombinasi antara huruf besar dan kecil serta angka, menjadi pilihan yang baik. Jangan pula menggunakan password yang sama pada aplikasi berbeda.

5. Hati-hati dengan WiFi.
Jika terhubung ke internet melalui koneksi WiFi dari public area, berhati-hatilah dalam melakukan transaksi perbankan. Akses WiFi biasa dapatkan di tempat seperti hotel, cafe, bandara, mall, dan lainnya. Jika memang harus melakukan transaksi, amankan internet dengan memasang aplikasi VPN (Virtual Private Network) yang banyak terdapat di Store. VPN berfungsi untuk mengenkripsi jaringan nirkabel yang sifatnya beresiko sehingga menjadi lebih aman.

6. Pastikan perangkat terlindung password
Ada baiknya kamu menggunakan password atau passcode guna mengamankan perangkat dari akses orang yang tidak berhak. Misalnya, saat smartphone hilang, orang akan lebih sulit menggunakannya jika aksesnya terkunci. Gunakan aplikasi pihak ketiga jika ingin mendapatkan perlindungan menyeluruh agar data kamu tetap aman meski perangkat berada di tangan orang lain.

7. Hati-hati dengan SMS atau email menjebak.
Maraknya penipuan dengan berbagai jenis dan model kerap dijumpai pada tiap pengguna smartphone. Pesan SMS yang mengarahkan kamu untuk membuka tautan tertentu dengan iming-iming yang menggiurkan, seperti undian berhadiah ataupun jual gadget super murah. Abaikan segala tawaran via SMS ataupun email tersebut. Para penjahat cyber nantinya akan memanfaatkan data yang kamu isi dan menggunakannya untuk tujuan jahat mereka.

Sumber: Chip
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved